Basarnas telah memberikan penjelasan mengenai kondisi jasad korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Hingga hari ke-13 operasi pencarian dan penyelamatan, jasad yang ditemukan masih utuh secara anatomis meski mulai mengalami kerusakan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa proses evakuasi memerlukan kehati-hatian. Tim selalu berusaha untuk menjaga agar jasad tetap utuh saat diambil dari dalam kapal, mengingat kondisi yang mengkhawatirkan.
Kondisi Jasad Korban dan Tantangan Tim Evakuasi
Menurut Putu, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga keutuhan jasad selama proses evakuasi. Awalnya, jasad ditemukan dengan kondisi yang cukup baik, tetapi seiring berjalannya waktu, perlahan-lahan mulai rusak.
Kondisi jasad yang telah terkontaminasi bakteri semakin menambah kesulitan bagi tim penyelam. Para penyelam harus ekstra hati-hati agar tidak terpapar risiko saat menjalankan tugas di bawah air.
“Jasad-jasad ini sudah terkontaminasi bakteri, yang menjadi risiko besar bagi penyelam kami,” ujar Putu. Meski ada perubahan kondisi, tim tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi jasad yang ditemukan.
Status Operasi Pencarian dan Penyelsaian Kasus KM Virgo
Hingga malam ke-13 operasi SAR, jumlah korban yang ditemukan mencapai 160 orang. Rincian korban mencakup 108 orang yang berhasil diselamatkan dan 52 orang yang dinyatakan meninggal dunia.
Namun, proses pencarian belum berakhir, karena masih ada 83 korban yang hingga saat ini masih dalam pencarian. Totalnya, ada 243 orang yang tercantum dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Situasi ini menuntut dedikasi dan ketahanan dari seluruh tim yang terlibat dalam operasi. Mereka bekerja tanpa henti untuk memastikan setiap korban yang hilang dapat ditemukan.
Peran dan Tugas Basarnas dalam Operasi SAR
Basarnas berperan penting dalam misi pencarian dan penyelamatan ini. Mereka tidak hanya bertanggung jawab untuk menemukan jasad, tetapi juga memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban.
Tugas Basarnas sebagai entitas penyelamat sangat krusial, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini. Setiap anggota tim berkomitmen untuk bertindak maksimal dalam menghadapi segala tantangan yang ada.
Keahlian dan pengalaman tim Basarnas dalam menghadapi situasi darurat pun menjadi modal utama dalam operasi yang berlangsung. Setiap langkah dievaluasi untuk memastikan keselamatan dan efektivitas pencarian.














