Monday, October 5, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Menggunakan Air Masjid Saat Kemarau

Andrew SH by Andrew SH
June 29, 2026
in Sehat
414 9
0
Cerita Warga Tasikmalaya Bertahan Hidup Menggunakan Air Masjid Saat Kemarau
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pagi hari di halaman Masjid Jami Al Ihsan, Desa Kertanegla, sudah mulai ramai meskipun sinar matahari belum sepenuhnya menyinari. Puluhan warga berdatangan dengan membawa jeriken dan galon, mengantre dengan sabar untuk mendapatkan air bersih, satu-satunya sumber yang tersedia di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

Krisis air bersih telah melanda Desa Kertanegla selama dua bulan terakhir. Masjid ini menjadi harapan bagi ratusan keluarga di Dusun Cipari dan Dusun Cipatat yang saat ini sangat tergantung pada pasokan air dari masjid untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mandi.

You might also like

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

Kondisi ini terjadi akibat kekeringan yang melanda daerah tersebut, membuat sumur-sumur warga mengering. Masyarakat kini harus berpindah ke masjid setiap pagi dan sore demi mendapatkan air bersih yang sangat dibutuhkan.

Memahami Krisis Air Bersih di Daerah Kertanegla

Kekeringan yang melanda daerah ini mulai dirasakan sejak akhir April, dengan banyak warga yang kehilangan akses terhadap air bersih. Dedeh Rohayati, seorang warga, menyatakan bahwa bahkan menggali sumur sedalam sepuluh meter pun tidak membuahkan hasil.

Semua sumber air di lingkungan mereka telah mengering, sehingga mereka terpaksa mengandalkan masjid sebagai satu-satunya tempat untuk mendapatkan air. Antrean panjang setiap pagi dan sore menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan air bersih di kawasan ini.

Pengurus masjid menghadapi dilema dengan meningkatnya jumlah warga yang mengambil air. Mereka ingin membantu, tetapi harus menjaga ketersediaan air untuk keperluan ibadah. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) memutuskan untuk ikut serta memberi solusi dalam pembatasan pengambilan air.

Solusi dan Kebijakan yang Diterapkan oleh DKM

Ketua DKM Masjid Jami Al Ihsan, Uun Suhendar, mengatakan mereka memutuskan untuk membuka akses air bagi warga, namun dengan beberapa pembatasan. Pengambilan air dihentikan 10 menit sebelum azan salat lima waktu untuk menjaga ketersediaan air bagi keperluan wudu jamaah.

Meskipun demikian, keputusan ini tak lepas dari tantangan. Pengurus masjid merasakan dampak terbatasnya pasokan air untuk keperluan ibadah, namun tetap prioritaskan kebutuhan masyarakat. Mereka sepakat bahwa air adalah kebutuhan paling mendasar yang harus dipenuhi.

Uun menegaskan pentingnya memprioritaskan kebutuhan dasar ini, agar aktivitas ibadah tetap bisa berjalan meski dalam kondisi sulit. Pengaturan semacam ini menjadi bentuk solidaritas dalam keadaan krisis yang tengah melanda desa.

Akibat Krisis Air Bersih bagi Komunitas

Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Kertanegla, antara 600 hingga 700 kepala keluarga kini terdampak krisis air bersih. Dengan jarak yang harus ditempuh setiap hari, warga harus berjalan kaki sambil membawa jeriken menuju masjid untuk mendapatkan pasokan air yang sangat dibutuhkan.

Kepala Desa Kertanegla, Bunyamin, menyatakan bahwa fenomena kekeringan ini bukanlah hal baru. Musim kemarau setiap tahun selalu menjadi tantangan bagi warga, terutama di dua dusun yang terletak di wilayahnya.

Warga yang mendiami Dusun Cipari dan Dusun Cipatat merasakan kesulitan yang sama setiap tahun. Bunyamin berharap ada solusi permanen yang dapat diupayakan untuk mengatasi permasalahan ini, termasuk kemungkinan pembangunan sumur bor agar kebutuhan air mereka terjaga dengan lebih baik.

Harapan untuk Masa Depan di Tengah Kesulitan

Warga desa tak hanya berharap pada bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang. Mereka ingin terhindar dari masalah yang sama setiap tahun dan mencari cara untuk memastikan akses air bersih tidak berkurang lagi.

Meskipun hujan belum turun dan sumber air belum kembali mengalir, Masjid Jami Al Ihsan bertahan sebagai simbol harapan bagi warga. Tempat yang dulunya hanya digunakan untuk beribadah kini menjadi satu-satunya sumber kehidupan bagi ratusan keluarga.

Warga menginginkan bantuan yang lebih permanen, seperti pembangunan infrastruktur air bersih yang dapat memastikan ketersediaan air dalam jangka panjang. Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan warga Desa Kertanegla bisa pulih dari krisis ini dan menjalani massa depan yang lebih baik.

Tags: AirBertahanCeritaHidupKemarauMasjidMenggunakansaatTasikmalayaWarga
Previous Post

15 Rekomendasi Tempat Makan Ekonomis di Jakarta Selatan 2026, dari Gultik sampai Resto Keluarga

Next Post

15 Rekomendasi Tempat Makan Viral di Blok M 2026, Mie Legendaris dan Donat Labu Artisan

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

by Andrew SH
October 4, 2026
Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba
Sehat

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

by Andrew SH
October 4, 2026
Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini
Sehat

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

by Andrew SH
October 3, 2026
Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri
Sehat

Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri

by Andrew SH
October 3, 2026
Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau
Sehat

Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau

by Andrew SH
October 2, 2026
Next Post
15 Rekomendasi Tempat Makan Viral di Blok M 2026, Mie Legendaris dan Donat Labu Artisan

15 Rekomendasi Tempat Makan Viral di Blok M 2026, Mie Legendaris dan Donat Labu Artisan

Recommended

Silmy Karim Dapat Rp100 Juta per Minggu untuk Izin WNA

Silmy Karim Dapat Rp100 Juta per Minggu untuk Izin WNA

June 4, 2026
Gibran ke Batang untuk Pastikan Penanganan Korban Keracunan MBG

Gibran ke Batang untuk Pastikan Penanganan Korban Keracunan MBG

September 28, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua
Tempat Makan

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis
Berita UMKM

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026
Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya
Kabar Kuliner

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya

October 4, 2026
Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan
Resep

Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan

October 4, 2026
Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

October 4, 2026
Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen
Tempat Makan

Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen

October 4, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga Korban KPK Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Pedas Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In