Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan harapannya untuk menyelenggarakan Jakarta Fair tahun depan dengan lebih besar dan lebih meriah. Hal ini bertepatan dengan perayaan usia Jakarta yang sudah mencapai 500 tahun, menjadikan acara ini sebagai sebuah momentum spesial bagi kota metropolitan ini.
“Saya berharap Jakarta Fair tahun depan menjadi lebih besar dan inovatif, memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas untuk masyarakat,” kata Rano dalam acara penutupan Jakarta Fair 2026. Dia menekankan pentingnya menjadikan perayaan ini sebagai salah satu hadiah terbaik untuk menyambut ulang tahun kota Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Rano juga menjelaskan bahwa Jakarta Fair tahun ini mencatatkan peningkatan pengunjung sekitar 12 persen dibanding tahun lalu. Acara tahunan ini berhasil menarik sekitar 6,1 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp8,2 triliun, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah tantangan ekonomi.
Harapan Besar untuk Jakarta Fair 2027 yang Lebih Meriah
Dengan semangat 500 tahun, Rano menyatakan tekadnya untuk menjadikan Jakarta Fair mendatang bukan hanya sekadar ajang pameran. Dia ingin acara ini menjadi sebuah festival yang merayakan keberagaman dan kreativitas masyarakat Jakarta, serta menonjolkan produk-produk lokal yang berkualitas.
“Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan potensi besar yang dimiliki Jakarta, serta mengajak masyarakat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan,” ungkap Rano. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan serta cinta terhadap kota Jakarta.
Jakarta Fair yang dikenal sebagai miniatur kota Jakarta diharapkan dapat menggambarkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui acara ini, diharapkan terciptanya peluang usaha yang dapat menggerakkan roda perekonomian kota.
Peningkatan Peserta dan Stan yang Terlibat di Jakarta Fair
Dalam pernyataannya, Rano menyebutkan bahwa Jakarta Fair tahun ini melibatkan lebih dari 1.800 stan dan 2.800 peserta, termasuk pelaku UMKM dari berbagai daerah. Ini menandakan bahwa acara ini menjadi magnet bagi industri kreatif serta pelaku bisnis untuk berkolaborasi dan bertukar ide.
“Keterlibatan ratusan pelaku UMKM menunjukkan betapa pentingnya acara ini sebagai platform untuk memperkenalkan produk unggulan nasional,” katanya. Dengan demikian, Jakarta Fair diharapkan dapat menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
Rano juga menekankan perlunya memudahkan akses bagi pengunjung dan peserta, salah satunya dengan memberikan berbagai diskon dan promosi. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam acara tersebut.
Peran Jakarta Fair dalam Mendorong Ekonomi Daerah
Salah satu nilai penting dari Jakarta Fair adalah perannya dalam meningkatkan visibilitas UMKM di tingkat nasional dan internasional. Rano menjelaskan bahwa acara ini menjadi salah satu cara untuk mendukung kewirausahaan lokal agar lebih berkembang.
“Jakarta Fair bukan hanya pameran, tetapi merupakan ajang yang dapat membuka peluang investasi,” ungkap Rano. Diharapkan, melaluinya, masyarakat dapat menemukan peluang baru untuk berbisnis dan berkolaborasi.
Dengan berbagai teknologi dan inovasi yang ditampilkan, Jakarta Fair diharapkan dapat menarik perhatian generasi muda. Ini menjadi langkah yang penting untuk memastikan keberlangsungan ekonomi di masa depan.














