Friday, September 18, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

Buruh Karawang Tewas Karena Leher Terjerat Benang Layangan

Andrew SH by Andrew SH
May 3, 2026
in Sehat
419 4
0
Buruh Karawang Tewas Karena Leher Terjerat Benang Layangan
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua peristiwa tragis yang melibatkan buruh harian lepas baru-baru ini menjadi perhatian publik. Terutama dalam konteks keselamatan berkendara di area terbuka. Kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa ini mencerminkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari.

Pada tanggal 30 April lalu, seorang buruh harian lepas berinisial C (32) ditemukan tewas setelah diduga lehernya terjerat benang layangan. Insiden ini terjadi di wilayah Desa Mukyasejati, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat, dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.

You might also like

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Wamendagri Tanyakan Komitmen 26 Pemda Papua Terkait Pencairan Otsus Tahap II

Banjir di Sumatra dan Fenomena Anak Krakatau

Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas sepeda motornya. Luka serius terlihat di bagian lehernya, mengalirkan darah yang banyak, yang menjadi tanda bahwa peristiwa itu sangat tragis dan mendesak untuk diselidiki lebih lanjut.

Rincian Kejadian yang Mematikan

Kejadian ini pertama kali terungkap sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Dusun Kedung Waringin. Warga setempat, Budianto (54) dan Ramadhan (49), menjadi saksi mata yang pertama kali melihat korban. Mereka melaporkan bahwa korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum terjatuh, menunjukkan situasi panik yang dialami dirinya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terkena jeratan benang layangan yang dapat menimbulkan bahaya bagi pengendara motor. Ini juga menjadi pengingat akan betapa berbahayanya benang layangan yang terkadang tidak terlihat di jalanan.

Saksi Gugun Gunawan (36) merasakan kepanikan saat melihat kondisi korban yang terluka. Ia segera meminta bantuan dari warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat setelah menyaksikan darah mengalir dari lehernya.

Respons Pihak Berwajib dan Penyelidikan

Setelah insiden tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian, aparat dari Polsek Ciampel segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses ini melibatkan Tim Inafis dari Polres Karawang untuk memastikan semua detail kejadian dicatat dan dianalisis.

Kepala Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa langkah-langkah yang diambil termasuk pemeriksaan saksi dan penusukan data di lokasi kejadian. Penyelidikan ini bertujuan untuk menemukan penyebab pasti kematian korban.

Meskipun dugaan awal mengarah pada jeratan benang layangan, pihak kepolisian tetap membuka kemungkinan lain. Hal ini penting agar tidak ada spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai penyebab kematian yang sebenarnya.

Perasaan Keluarga dan Keputusan yang Mengikuti

Dalam situasi penuh duka ini, keluarga korban menyatakan penolakan untuk dilakukan autopsi. Mereka lebih memilih menerima kejadian ini sebagai musibah dan memberikan restu untuk segera membawa jenazah korban ke pemakaman.

Walaupun pihak kepolisian menghormati keputusan tersebut, mereka akan terus mengumpulkan informasi dan keterangan dari berbagai sumber. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada unsur-unsur lain yang terlibat dalam insiden tragis ini.

Keputusan keluarga menjadi salah satu faktor dalam pelaksanaan proses hukum. Terlepas dari penolakan tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara dan menyadari potensi bahaya dari benang layangan di area terbuka.

Pentingnya Kewaspadaan Saat Berkendara

Insiden yang terjadi cukup mengejutkan dan merupakan panggilan bagi semua pengguna jalan untuk lebih waspada. Terutama di daerah yang dikenal dengan aktivitas layangan yang marak. Meskipun hal tersebut adalah budaya yang sudah ada di masyarakat, keselamatan harus selalu diutamakan.

Pihak kepolisian juga menyerukan kepada masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan adanya benang layangan yang tergantung di jalan. Tindakan sederhana ini dapat menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Kewaspadaan bukan hanya tanggung jawab individidu, tetapi juga kolektif. Kesadaran akan lingkungan sekitar dan potensi bahaya dapat membantu mencegah tragedi yang tak perlu terjadi.

Tags: BenangBuruhKarawangKarenaLayanganLeherTerjeratTewas
Previous Post

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi Agar Bisa Maksimalkan Olahraga

Next Post

8 Tempat Makan Terbaik Dekat Dusun Semilir untuk Waktu Libur yang Menyenangkan

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Sehat

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

by Andrew SH
September 9, 2026
Wamendagri Tanyakan Komitmen 26 Pemda Papua Terkait Pencairan Otsus Tahap II
Sehat

Wamendagri Tanyakan Komitmen 26 Pemda Papua Terkait Pencairan Otsus Tahap II

by Andrew SH
September 8, 2026
Banjir di Sumatra dan Fenomena Anak Krakatau
Sehat

Banjir di Sumatra dan Fenomena Anak Krakatau

by Andrew SH
September 8, 2026
Raih Juara 1 Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026
Sehat

Raih Juara 1 Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026

by Andrew SH
September 7, 2026
Polri Ajak Penumpang dan Berikan Snack di Bandara Soekarno-Hatta
Sehat

Polri Ajak Penumpang dan Berikan Snack di Bandara Soekarno-Hatta

by Andrew SH
September 7, 2026
Next Post
8 Tempat Makan Terbaik Dekat Dusun Semilir untuk Waktu Libur yang Menyenangkan

8 Tempat Makan Terbaik Dekat Dusun Semilir untuk Waktu Libur yang Menyenangkan

Recommended

Cara Membuat Kopi Tidak Pahit dengan Tips Jitu dari Barista Profesional

Cara Membuat Kopi Tidak Pahit dengan Tips Jitu dari Barista Profesional

May 25, 2026
Hardiknas 2026, Wamendagri Bahas 3 Fondasi Utama Pendidikan Berkualitas

Hardiknas 2026, Wamendagri Bahas 3 Fondasi Utama Pendidikan Berkualitas

May 4, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Membuat Cimol Kenyal dan Tidak Meledak saat Digoreng dengan Suhu Minyak yang Tepat
Berita UMKM

Membuat Cimol Kenyal dan Tidak Meledak saat Digoreng dengan Suhu Minyak yang Tepat

September 9, 2026
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Sehat

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain
Tempat Makan

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk
Berita UMKM

Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk

September 8, 2026
Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Kabar Kuliner

Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Resep Tempe Goreng Pedas Isi Sambal yang Gurih dan Bikin Nagih
Resep

Resep Tempe Goreng Pedas Isi Sambal yang Gurih dan Bikin Nagih

September 8, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lama Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Sederhana Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Membuat Cimol Kenyal dan Tidak Meledak saat Digoreng dengan Suhu Minyak yang Tepat

Membuat Cimol Kenyal dan Tidak Meledak saat Digoreng dengan Suhu Minyak yang Tepat

September 9, 2026
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In