Monday, August 31, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Tempat Makan

DPR Tegaskan Tidak Menolak Bahasan RUU Perampasan Aset, Target Selesai Tahun Ini

Andrew SH by Andrew SH
July 15, 2026
in Tempat Makan
406 17
0
DPR Tegaskan Tidak Menolak Bahasan RUU Perampasan Aset, Target Selesai Tahun Ini
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menegaskan bahwa DPR tidak menolak untuk membahas RUU Perampasan Aset. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap berbagai isu yang beredar di media sosial, yang menyatakan bahwa DPR mengabaikan pembahasan RUU tersebut.

Sari menekankan bahwa berita yang mengatakan DPR telah menolak RUU ini sepenuhnya tidak benar. Ia juga menginformasikan bahwa saat ini RUU Perampasan Aset sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas untuk tahun 2026.

You might also like

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng

Aksi Tim Dukcapil Pulihkan 11225 Dokumen Warga Pascagempa NTT dalam 6 Hari

Prabowo Diharapkan Menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang

“Kami masih dalam tahap penyusunan naskah dan pengumpulan aspirasi di Komisi III DPR,” ungkap Sari saat membuka Rapat Paripurna, sekaligus menjelaskan pentingnya partisipasi publik dalam proses ini.

Lebih lanjut, Sari menyatakan bahwa Komisi III DPR sedang bekerja keras untuk menghimpun masukan dari masyarakat untuk memastikan bahwa RUU ini mencerminkan aspirasi publik. Meskipun banyak tuntutan untuk segera menyelesaikannya, mereka ingin proses ini lebih inklusif dan bermakna.

Penekanan pada partisipasi publik juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR lainnya, Saan Mustopa, yang menambahkan bahwa RUU Perampasan Aset diharapkan bisa diselesaikan pada tahun ini. Hal ini menunjukkan komitmen DPR untuk menyelesaikan agenda legislasi yang penting ini.

Pentingnya RUU Perampasan Aset dalam Konteks Hukum dan Ekonomi

RUU Perampasan Aset ini berpotensi membawa perubahan signifikan dalam cara aset-aset yang diduga diperoleh secara tidak sah dapat dikelola. RUU ini akan memberikan kerangka hukum yang lebih jelas untuk penanganan aset-aset tersebut, yang sangat penting dalam konteks pemberantasan korupsi.

Dalam konteks ekonomi, perampasan aset juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pemerintah. Ketika ada kepastian hukum mengenai pengelolaan aset, maka masyarakat akan merasa lebih aman dan berani berinvestasi.

RUU ini diharapkan tidak hanya menjadi alat penegakan hukum, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan memberantas praktik-praktik ilegal, diharapkan dana yang sebelumnya tersita dapat dialihkan untuk pembangunan yang lebih produktif.

Masyarakat juga diharapkan bisa lebih memahami dampak dari RUU ini. Peningkatan pemahaman di kalangan publik akan sangat membantu dalam proses sosialisasi dan implementasi setelah RUU ini disahkan.

Selain itu, penting bagi semua pihak untuk terlibat dalam pembahasan RUU ini. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses legislasi akan memastikan bahwa semua perspektif, termasuk suara yang terpinggirkan, dapat dipertimbangkan secara adil.

Proses Legislasi dan Tantangan yang Dihadapi

Komisi III DPR kini tengah bergerak cepat untuk memastikan bahwa RUU ini bisa segera dibahas. Habiburokhman, Ketua Komisi III, mengungkapkan bahwa jumlah rapat internal yang sudah dilakukan untuk membahas RUU Perampasan Aset sangat banyak.

Jumlah aspirasi masyarakat yang masuk juga semakin meningkat, menunjukkan minat dan harapan publik terhadap legislasi ini. Menurut Habib, rapat penyerapan aspirasi untuk RUU ini bahkan jauh lebih banyak dibandingkan dengan RUU lain, menandakan urgensi yang dirasakan masyarakat.

DPR berkomitmen untuk tidak memperlambat pembahasan RUU Perampasan Aset, meskipun banyak yang beranggapan bahwa proses legislasi dalam sistem politik sering kali lambat. Pembahasan RUU yang merupakan inisiatif DPR diharapkan akan lebih cepat dibandingkan saat RUU tersebut diusulkan oleh pemerintah.

Menurut pandangan Habib, jika RUU ini menjadi inisiatif pemerintah, akan timbul banyak DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang perlu dibahas, sehingga waktu yang dibutuhkan bisa jauh lebih lama. Oleh karena itu, inisiatif yang diambil DPR akan lebih mempercepat proses legislasi.

Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pembahasan juga sangat dibutuhkan. Masyarakat berhak untuk tahu perkembangan dan hasil dari pembahasan ini, termasuk seberapa jauh aspirasi mereka diakomodasi dalam naskah RUU.

Pentingnya Melibatkan Masyarakat dalam Pembahasan RUU

Pembahasan RUU Perampasan Aset tidak bisa terpisahkan dari keikutsertaan masyarakat. Keterlibatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan untuk memastikan bahwa RUU ini relevan dan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Saan Mustopa menegaskan pentingnya metode partisipatif dalam pembahasan RUU, sehingga setiap suara dapat didengar. Keterlibatan ini diharapkan menghasilkan RUU yang tidak hanya juridis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Saat ini, banyak masyarakat yang skeptis terhadap proses legislasi, karena sering kali dianggap tidak melibatkan publik secara aktif. Oleh karena itu, DPR perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembahasan.

Selain melalui rapat umum, pemanfaatan teknologi informasi juga bisa menjadi sarana untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Misalnya, menggunakan platform online untuk mengumpulkan input dari publik selama proses penyusunan naskah RUU.

Pembentukan forum atau diskusi publik juga bisa menjadi langkah positif untuk memastikan partisipasi masyarakat dalam pembahasan RUU. Dengan cara ini, harapan masyarakat bisa lebih terakomodasi dan RUU yang dihasilkan akan lebih bermanfaat bagi semua pihak.

Tags: AsetBahasanDPRIniMenolakPerampasanRUUSelesaiTahunTargetTegaskanTidak
Previous Post

11 Tempat Makan di Thamrin City yang Harus Dicoba Panduan Kuliner 2026

Next Post

Keberlanjutan Penting dalam Kepemimpinan Menurut Bima Arya

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng
Tempat Makan

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng

by Andrew SH
August 31, 2026
Aksi Tim Dukcapil Pulihkan 11225 Dokumen Warga Pascagempa NTT dalam 6 Hari
Tempat Makan

Aksi Tim Dukcapil Pulihkan 11225 Dokumen Warga Pascagempa NTT dalam 6 Hari

by Andrew SH
August 30, 2026
Prabowo Diharapkan Menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang
Tempat Makan

Prabowo Diharapkan Menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang

by Andrew SH
August 30, 2026
Dukungan PDIP terhadap RUU Perampasan Aset dan Kekhawatiran Penyalahgunaan
Tempat Makan

Dukungan PDIP terhadap RUU Perampasan Aset dan Kekhawatiran Penyalahgunaan

by Andrew SH
August 29, 2026
Praperadilan Febrie Adriansyah Gagal di Pengadilan
Tempat Makan

Praperadilan Febrie Adriansyah Gagal di Pengadilan

by Andrew SH
August 29, 2026
Next Post
Keberlanjutan Penting dalam Kepemimpinan Menurut Bima Arya

Keberlanjutan Penting dalam Kepemimpinan Menurut Bima Arya

Recommended

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi Agar Bisa Maksimalkan Olahraga

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi Agar Bisa Maksimalkan Olahraga

May 3, 2026
KPK Temukan Manajemen BUMN Belum Melaporkan LHKPN

KPK Temukan Manajemen BUMN Belum Melaporkan LHKPN

June 29, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng
Tempat Makan

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng

August 31, 2026
Resep Ubi Goreng Bumbu Balado, Camilan Pedas Renyah yang Sulit Dihentikan
Berita UMKM

Resep Ubi Goreng Bumbu Balado, Camilan Pedas Renyah yang Sulit Dihentikan

August 31, 2026
ASN Pemprov Sumut Ditangkap Polisi karena Diduga Gunakan Vape Narkoba
Kabar Kuliner

Kabur dari Lapas 2024, Napi Narkoba Ditangkap di Myanmar

August 31, 2026
Resep Sup Tahu, Telur, dan Jamur Tiram yang Gurih dan Mudah dibikin
Resep

Resep Sup Tahu, Telur, dan Jamur Tiram yang Gurih dan Mudah dibikin

August 31, 2026
WN Aljazair Berendam di Danau Sunter, Bersikeras Tak Mau Dievakuasi
Sehat

WN Aljazair Berendam di Danau Sunter, Bersikeras Tak Mau Dievakuasi

August 31, 2026
Aksi Tim Dukcapil Pulihkan 11225 Dokumen Warga Pascagempa NTT dalam 6 Hari
Tempat Makan

Aksi Tim Dukcapil Pulihkan 11225 Dokumen Warga Pascagempa NTT dalam 6 Hari

August 30, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga Korban KPK Kue Lama Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng

Profil Ketum PBNU Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari Asal Tebuireng

August 31, 2026
Resep Ubi Goreng Bumbu Balado, Camilan Pedas Renyah yang Sulit Dihentikan

Resep Ubi Goreng Bumbu Balado, Camilan Pedas Renyah yang Sulit Dihentikan

August 31, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In