Basarnas Makassar terus berupaya mengumpulkan informasi terkini mengenai jumlah penumpang KM Nurul Salsa yang mengalami tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa jumlah penumpang di atas kapal bertambah dari awalnya 75 orang menjadi 78 orang sesuai dengan hasil verifikasi yang dilakukan pihak berwenang.
Proses verifikasi tersebut mencakup data dari manifest penumpang, laporan keluarga, serta dari para korban yang telah berhasil dievakuasi. Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menekankan betapa pentingnya akurasi data untuk memastikan semua korban tercatat dengan benar.
Dengan 78 penumpang dan awak kapal di atas KM Nurul Salsa, kondisi pencarian saat ini terus berlangsung. Dari total tersebut, 52 orang sudah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara satu korban dilaporkan meninggal dunia, dan 25 lainnya masih dalam proses pencarian hingga hari ketiga operasi SAR.
Situasi Terkini dari Operasi Pencarian di Laut
Pada fase ketiga dari operasi pencarian, tim SAR telah membagi area pencarian menjadi dua sektor yang terpisah. Dalam upaya ini, mereka menerjunkan berbagai alat dan armada laut, seperti KN SAR Kamajaya 104 dan pesawat Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin.
Meskipun tim telah bekerja keras, pencarian tambahan masih belum berhasil menemukan korban lainnya. Faktor cuaca dan kondisi laut yang tidak mendukung menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencarian saat ini.
Dalam proses pencarian, tim SAR memiliki upaya yang sangat terorganisir dan strategis. Mereka tetap memprioritaskan keselamatan para anggota tim serta efisiensi dalam menelusuri area yang lebih luas.
Temuan dan Tanggapan dari Tim SAR
Dalam pencarian kali ini, KN SAR Kamajaya sempat menemukan pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa. Namun, pelampung tersebut tidak dapat dievakuasi karena gelombang yang cukup tinggi di area tersebut. Temuan ini menjadi pertimbangan penting bagi tim dalam merencanakan langkah selanjutnya.
Menurut Muhammad Arif Anwar, temuan pelampung merupakan indikasi bahwa pencarian harus berlanjut. Dengan informasi ini, tim SAR akan mengevaluasi strategi pencarian untuk misi yang lebih efektif di masa mendatang.
Operasi pencarian masih terus dilakukan meskipun beberapa orang belum ditemukan. Tim gabungan SAR tetap berada di lokasi untuk melanjutkan pencarian 25 korban yang masih hilang dan memastikan langkah-langkah yang tepat diambil selama misi.
Kepedulian dan Dukungan dari Masyarakat Lokal
Situasi ini membuat banyak pihak tergerak untuk memberikan dukungan baik moral maupun material. Masyarakat sekitar berupaya memberikan bantuan kepada keluarga korban yang masih menunggu kepastian.
Komunitas setempat dan relawan memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak dengan melakukan berbagai kegiatan untuk meringankan beban mereka. Hal ini menciptakan solidaritas yang kuat antara warga dan tim SAR yang sedang bertugas.
Keberadaan dukungan ini memang sangat penting karena dapat memberikan semangat dan harapan bagi keluarga yang masih mencari informasi tentang sanak saudara mereka. Beberapa organisasi bahkan menggalang dana untuk membantu proses pencarian dan evakuasi.














