Friday, October 30, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Tempat Makan

Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Lagi Akibat Kemarau

Andrew SH by Andrew SH
July 29, 2026
in Tempat Makan
419 4
0
Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Lagi Akibat Kemarau
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Surutnya air di Bendungan Karian, yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten, telah mengundang kembali kenangan bagi warga yang pernah tinggal di sana. Dengan terendamnya bendungan selama beberapa waktu, kini, jejak-jejak kehidupan mereka yang hilang mulai terlihat kembali, menampakkan rumah-rumah yang lama tertutup air.

Situasi ini membuat banyak warga yang sebelumnya meninggalkan kampung halaman mereka kembali berkunjung, untuk menyaksikan sisa-sisa tempat tinggal mereka di bawah air. Momen ini bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga panggilan emosional untuk mengenang masa lalu yang penuh kenangan.

You might also like

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur

Permintaan PBB Agar Indonesia Keluar dari BoP Perlu Dipertimbangkan

Perusahaan Malaysia dan Singapura Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

Bendungan ini tidak hanya menyimpan cerita pribadi para mantan penduduknya, tetapi juga menjadi saksi bisu bagi perubahan yang terjadi pada komunitas. Bangunan-bangunan yang dulunya ramai dengan aktivitas kini tersisa dalam bentuk puing-puing, memberikan gambaran yang jelas akan kehidupan yang pernah ada.

Jejak Kehidupan yang Tersisa di Dasar Bendungan

Pada dasarnya, banyak sekali bangunan yang tercatat di area tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, menjadi jelas bahwa di dasar Bendungan Karian terdapat sisa-sisa kehidupan yang ditinggalkan. Sisa-sisa dinding rumah dan beberapa bagian bangunan lainnya mulai terlihat seiring dengan menyusutnya permukaan air.

Bangunan-bangunan tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari rumah tinggal hingga masjid yang juga terkena dampak dari proyek bendungan ini. Masjid yang dulunya menjadi tempat berkumpul warga kini juga ikut terlihat, memberikan makna mendalam bagi mereka yang mengingat masa-masa ketika masih aktif berdakwah dan beribadah di sana.

Pengelola bendungan menjelaskan bahwa meskipun tanah di bawah air berhasil dibersihkan, tidak semua bangunan dirobohkan, sehingga banyak yang masih terlihat dengan jelas saat air menyusut. Ini mengindikasikan bahwa heritage atau warisan budaya dari daerah tersebut masih ada, meskipun dalam bentuk yang paling sederhana.

Kunjungan Warga dan Nostalgia yang Terbangun

Sekelompok warga, termasuk mereka yang dulunya adalah tetangga dekat, kini kembali berkumpul untuk melihat dan mengenang tempat tinggal mereka. Odon, salah satu warga, menceritakan bagaimana masjid dan rumah-rumah di kampungnya dulunya hanya tampak dari atapnya saja saat air tinggi.

Banyak dari mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berpindah jauh, memilih untuk membeli rumah di sekitar area bendungan. Saat berkunjung, mereka menggunakan rakit atau bahkan perahu untuk mencapai lokasi bekas rumah mereka, dengan penuh rasa ingin tahu dan kerinduan.

Proses pencarian ini bukan hanya sekadar melihat sisa-sisa bangunan, tetapi juga menjadi cara bagi mereka untuk mengingat kembali masa lalu yang penuh kenangan. “Di sinilah tanah tempat kelahiran saya,” kata Odon, mengekspresikan emosinya saat melihat kembali tempat tinggal lama.

Fenomena Alam dan Dampak Musim Kemarau

Kondisi yang mempermudah penampakan tempat-tempat ini merupakan hasil dari fenomena alam yang terjadi saat musim kemarau panjang. Menurut pengamat, ini adalah momen pertama di mana bekas kampung ini bisa terlihat dengan jelas setelah beberapa tahun terendam.

Dedi Yudha Lesmana, kepala Balai Besar Wilayah Sungai, menjelaskan bahwa kondisi ini cukup unik. Biasanya, hanya sebagian kecil bangunan yang terlihat, namun dengan tingkat air yang lebih rendah saat ini, lebih banyak sisa-sisa kehidupan masyarakat yang dapat disaksikan.

Momen ini merupakan pengingat akan bagaimana situasi alam dapat memengaruhi kehidupan masyarakat. Beberapa komunitas harus merelakan rumah mereka demi kepentingan pembangunan yang lebih besar, dan kini mereka memiliki kesempatan untuk mengenang akar kehidupan mereka yang terputus.

Kondisi Bendungan dan Ketersediaan Air

Meskipun fenomena munculnya bangunan di dasar bendungan menarik perhatian, pihak pengelola menjamin bahwa kondisi bendungan tetap aman dan berfungsi dengan baik. Bendungan Karian masih mampu memenuhi kebutuhan air baku dan irigasi untuk pertanian di sekitar wilayah tersebut.

Dengan debit air yang terjaga, pihak pengelola menyatakan bahwa penurunan kadar air yang terjadi adalah hal yang normal dalam siklus musim kemarau. Keteraturan dan pemeliharaan bendungan bertujuan untuk memastikan pasokan air tetap terjaga untuk kebutuhan masyarakat.

Disamping itu, mereka juga berkomitmen untuk menjaga kondisi lingkungan dan ketersediaan air hasil dari pengelolaan yang baik, agar bisa terus bermanfaat untuk masa depan.

Tags: AkibatFaktaKampungKemarauLagiLebakMunculTenggelam
Previous Post

Resep Telur Dadar Penyet dengan Sambal Terasi, Lauk Ekonomis yang Lezat dan Menggugah Selera

Next Post

Pengunjung Memadati Islamic Travel Connect 2026 di Kokas

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur
Tempat Makan

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur

by Andrew SH
October 30, 2026
Permintaan PBB Agar Indonesia Keluar dari BoP Perlu Dipertimbangkan
Tempat Makan

Permintaan PBB Agar Indonesia Keluar dari BoP Perlu Dipertimbangkan

by Andrew SH
October 30, 2026
Perusahaan Malaysia dan Singapura Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Tempat Makan

Perusahaan Malaysia dan Singapura Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

by Andrew SH
October 29, 2026
Anak-Anak Penyintas Gempa NTT Berbagi Mimpi yang Masih Ada
Tempat Makan

Anak-Anak Penyintas Gempa NTT Berbagi Mimpi yang Masih Ada

by Andrew SH
October 29, 2026
Kronologi Meninggalnya Letda Jihad Ahmad di Gudang Senjata Kopassus
Tempat Makan

Kronologi Meninggalnya Letda Jihad Ahmad di Gudang Senjata Kopassus

by Andrew SH
October 28, 2026
Next Post
Pengunjung Memadati Islamic Travel Connect 2026 di Kokas

Pengunjung Memadati Islamic Travel Connect 2026 di Kokas

Recommended

Menu Ekonomis Seminggu di Bawah Rp150 Ribu yang Lezat dan Mudah Dibuat

Menu Ekonomis Seminggu di Bawah Rp150 Ribu yang Lezat dan Mudah Dibuat

July 24, 2026
Nonaktifkan Dosen Terduga Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

Lansia yang Hampir Diculik di PIK, Polisi Ungkap Identitas 2 Terduga Pelaku

June 15, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur
Tempat Makan

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur

October 30, 2026
Tren Snackpacking Tingkatkan Daya Tarik Kuliner dari Manado ke Bandung
Berita UMKM

Tren Snackpacking Tingkatkan Daya Tarik Kuliner dari Manado ke Bandung

October 30, 2026
Polresta Tangerang Ungkap Tiga Lokasi Produksi Narkoba Sintetis
Kabar Kuliner

Polresta Tangerang Ungkap Tiga Lokasi Produksi Narkoba Sintetis

October 30, 2026
Resep Pentol Ayam Kenyal dan Gurih untuk Camilan Keluarga yang Lezat
Resep

Resep Pentol Ayam Kenyal dan Gurih untuk Camilan Keluarga yang Lezat

October 30, 2026
Polisi Bebaskan 34 Orang Setelah Demo Ricuh di Malioboro Yogyakarta
Sehat

Polisi Bebaskan 34 Orang Setelah Demo Ricuh di Malioboro Yogyakarta

October 30, 2026
Permintaan PBB Agar Indonesia Keluar dari BoP Perlu Dipertimbangkan
Tempat Makan

Permintaan PBB Agar Indonesia Keluar dari BoP Perlu Dipertimbangkan

October 30, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lembut Lezat Makan Manis Membuat Mudah Nasi oleh Pedas Polisi Prabowo Praktis Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Terkait Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur

Normalisasi Kali Mampang DKI Jelang Musim Hujan Tinjau oleh Gubernur

October 30, 2026
Tren Snackpacking Tingkatkan Daya Tarik Kuliner dari Manado ke Bandung

Tren Snackpacking Tingkatkan Daya Tarik Kuliner dari Manado ke Bandung

October 30, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In