Monday, October 5, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah

Andrew SH by Andrew SH
July 3, 2026
in Sehat
419 4
0
Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Insiden kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, pada awal bulan Juli 2026, telah mengguncang perhatian publik. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pengingat serius akan krisis pengelolaan sampah yang mengancam kesehatan dan lingkungan.

Dalam laporan yang disampaikan, Walhi menunjukkan bahwa kebakaran ini bukanlah suatu yang kebetulan, melainkan akibat dari ketidakmampuan sistem pengelolaan limbah yang telah berlangsung lama. Sebuah analisis mendalam menunjukkan bahwa masalah ini perlu dihadapi secara komprehensif oleh pemerintah.

You might also like

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

“Situasi ini mencerminkan kegagalan pemerintah dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yang seharusnyanya menghentikan praktik open dumping,” ujar Wahyu Eka Styawan, Pengkampanye Urban Berkeadilan Walhi.

Kebakaran Luar Biasa dengan Dampak Signifikan

Kebakaran yang terjadi pada 30 Juni hingga 2 Juli tersebut telah menghanguskan lebih dari 15 hektare lahan, menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat sekitar. Setidaknya 154 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dilaporkan akibat asap yang dihasilkan dari kebakaran tersebut.

Wahyu menekankan bahwa kebakaran ini sekali lagi menunjukkan bahaya yang ditimbulkan oleh metode pengelolaan sampah yang tidak memadai. Metana yang dihasilkan dari limbah organik yang tidak dikelola dengan baik merupakan faktor utama yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kebakaran.

“Kebakaran di TPA Jatiwaringin hanya mencerminkan cara pengelolaan yang keliru. Selama limbah dikelola dengan cara yang salah, efek merugikan akan terus berlanjut,” ujar Wahyu menegaskan.

Volume Sampah yang Meningkat dan Tantangan Pengelolaan

TPA Jatiwaringin memiliki kapasitas untuk menerima antara 1.366 hingga 2.700 ton sampah setiap harinya. Angka ini setara dengan 498.590 hingga 985.500 ton sampah setiap tahunnya. Jumlah ini hanya mencakup sekitar 59 persen dari total sampah yang dihasilkan oleh daerah sekitarnya, menunjukkan tantangan besar dalam pengelolaan limbah.

Kondisi ini mengungkap tekanan yang amat besar terhadap sistem yang ada, dan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk perbaikan dalam manajemen limbah di tingkat lokal. Pendekatan yang lebih baik sangat diperlukan agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.

Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani masalah ini. Terlebih, kebakaran di TPA Jatiwaringin tidak bisa dipisahkan dari masalah tata kelola sampah secara keseluruhan di berbagai daerah yang juga mengalami kondisi serupa.

Harapan untuk Solusi yang Berkelanjutan

Wahyu memperingatkan bahwa solusi semu tidak akan menyelesaikan masalah mendasar yang ada. Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah digulirkan seharusnya dipertimbangkan dengan teliti agar tidak menyesatkan kebijakan yang ada.

Peringatan keras ini diarahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup agar lebih proaktif dalam menangani krisis pengelolaan sampah. Tanpa langkah konkret dalam mengurangi jumlah sampah dari sumbernya, sistem pengelolaan yang ada tetap akan gagal.

“Krisis ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga tantangan struktural. Jika akar masalah tidak ditangani, kita akan terus berhadapan dengan potensi bencana,” ungkap Wahyu, menyoroti pentingnya upaya kolektif dalam penanganan limbah.

Tags: DumpingJatiwaringinKebakaranKegagalanMenunjukkanMetodeOpenSampahTPA
Previous Post

7 Tempat Makan Sop Enak Hangat dan Terjangkau di Semarang

Next Post

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

by Andrew SH
October 4, 2026
Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba
Sehat

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

by Andrew SH
October 4, 2026
Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini
Sehat

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

by Andrew SH
October 3, 2026
Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri
Sehat

Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri

by Andrew SH
October 3, 2026
Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau
Sehat

Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau

by Andrew SH
October 2, 2026
Next Post
Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Recommended

181 Calon Maba Jalur SNBP Unhas Mundur dari Pendaftaran Ulang

181 Calon Maba Jalur SNBP Unhas Mundur dari Pendaftaran Ulang

June 28, 2026
Tradisi Gentong Haji di Cirebon untuk Mengantar Warga Menuju Tanah Suci

Tradisi Gentong Haji di Cirebon untuk Mengantar Warga Menuju Tanah Suci

May 11, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua
Tempat Makan

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis
Berita UMKM

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026
Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya
Kabar Kuliner

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya

October 4, 2026
Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan
Resep

Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan

October 4, 2026
Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

October 4, 2026
Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen
Tempat Makan

Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen

October 4, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Pedas Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In