Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra memberikan kritik tajam terhadap pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea yang melibatkan Presiden Prabowo Subianto dalam kasus hukum mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Menurut Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, tudingan itu sangat tidak semestinya dan bertentangan dengan komitmen Presiden dalam hal pemberantasan korupsi.
Bambang menambahkan bahwa Prabowo tidak pernah melakukan intervensi dalam proses hukum ekonomi, termasuk terhadap kader partai sendiri. Dia mengingatkan bahwa setiap tindakan hukum harus dikelola secara objektif dan tanpa pengaruh dari posisi apapun.
Sekretaris Fraksi Partai Gerindra di DPR itu menyatakan bahwa Prabowo selalu menekankan pentingnya integritas dalam penegakan hukum. Dia menyebutkan bahwa partai tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat dalam tindakan korupsi, apapun posisinya.
Komitmen Partai Gerindra untuk Pemberantasan Korupsi yang Kuat
Dalam beberapa kesempatan, Prabowo selalu mengingatkan agar partai tidak mengabaikan prinsip keadilan. Dia ingin memastikan bahwa semua kader partai, tanpa terkecuali, harus bertanggung jawab atas tindakan yang mereka ambil.
Bambang menekankan bahwa tindakan hukum yang diambil terhadap kader yang korup adalah bentuk konsistensi partai dalam memerangi korupsi. Dia mengingatkan, tindakan pengaduan yang dilakukan oleh Hotman tidak seharusnya mengaitkan Presiden dengan kasus hukum tersebut.
Dia menambahkan bahwa Partai Gerindra memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung segala bentuk upaya pemberantasan korupsi. Dalam hal ini, partai tidak akan memberikan perlindungan kepada siapapun yang terlibat dalam praktik korupsi.
Pernyataan Hotman dan Dampaknya terhadap Partai
Hotman Paris sebelumnya menyatakan bahwa penuntutan terhadap Febrie merupakan bentuk kriminalisasi. Dia merasa miris melihat kondisi Febrie yang dianggapnya berprestasi dan membawa banyak manfaat bagi negara.
Dalam pandangan Hotman, mantan Jampidsus itu adalah sosok yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo karena keberhasilannya dalam menyelamatkan aset negara. Dia menyebutkan pengembalian kerugian negara yang fantastis sebagai bukti prestasi Febrie selama menjabat.
Namun, Bambang menegaskan bahwa meskipun Febrie memiliki prestasi, itu tidak berarti dia bisa terbebas dari proses hukum jika terlibat dalam pelanggaran. Hal ini menjadi penekanan bagi Partai Gerindra untuk selalu menegakkan keadilan.
Pentingnya Integritas di Lingkungan Partai
Dalam rangka menjaga integritas, Prabowo selalu menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab di kalangan kader. Bambang menyebutkan bahwa beberapa kepala daerah yang terafiliasi dengan Gerindra juga telah diproses secara hukum tanpa adanya campur tangan dari partai.
Pernyataan tersebut menjadi penegas posisi Partai Gerindra dalam menegakkan hukum. Keputusan untuk tidak melindungi kader yang terlibat skandal merupakan langkah untuk memastikan kredibilitas partai di mata publik.
Bambang berharap semua pihak memahami bahwa setiap tindakan pengawasan hukum harus dilakukan dengan profesional. Dalam konteks ini, partai berkomitmen untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi di lingkungan partai.














