Monday, October 5, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

DPRD Bandung Dorong Pembentukan Kode Etik untuk Kreator Konten Media Sosial

Andrew SH by Andrew SH
May 21, 2026
in Sehat
411 12
0
DPRD Bandung Dorong Pembentukan Kode Etik untuk Kreator Konten Media Sosial
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi I DPRD Kota Bandung mengecam perlunya kolaborasi yang lebih erat di antara berbagai sektor. Hal ini penting untuk memperketat pengawasan terhadap ruang digital serta merancang kode etik formal bagi penggiat media sosial dan kreator konten digital.

Tanggapan ini mencuat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, yang disertai meningkatnya penyebaran informasi yang mengandung disinformasi, konten sensasional, serta eksploitasi individu demi mencapai popularitas dan keuntungan finansial.

You might also like

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati, menekankan bahwa ada perubahan signifikan dalam cara orang merekam, mengedit, dan menyebarluaskan konten tanpa persetujuan yang memadai. Banyak konten kini disajikan dengan elemen ekstrem, mengandalkan emosi, bahkan eksploitasi terhadap aspek-aspek sensitif demi menarik perhatian publik.

Pentingnya Kode Etik di Era Digital yang Berkembang Pesat

Radea mengungkapkan bahwa penggiat media sosial memiliki dampak yang besar dalam membentuk opini publik dan perilaku masyarakat. Karena itu, dibutuhkan standar etika digital yang dapat menjadi panduan dalam menciptakan lingkungan informasi yang sehat, edukatif, dan bertanggung jawab.

Tanpa pengawasan yang ketat, ruang digital dapat bertransformasi menjadi arena kesewenang-wenangan yang merugikan masyarakat. Penyebaran informasi yang tidak tepat dan tidak layak dapat memperburuk kondisi masyarakat dan memperkeruh situasi yang ada.

Lebih lanjut, Komisi I mendorong agar kode etik bagi penggiat media sosial dan kreator konten dibentuk dengan mengacu pada prinsip-prinsip etika jurnalistik. Kode etik ini penting untuk membangun rasa tanggung jawab moral dalam penggunaan media digital, yang mencakup akurasi informasi dan penghormatan terhadap privasi individu.

Menetapkan Standar untuk Konten yang Bertanggung Jawab

Kode etik ini juga mengharuskan penggiat media untuk tidak mengeksploitasi anak-anak, perempuan, atau kelompok rentan. Konten yang bersifat sensasional atau bernuansa seksual juga harus dihindari agar tidak menciptakan dampak negatif bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga menggarisbawahi fenomena penggunaan media sosial oleh pejabat publik. Dalam hal ini, publikasi berkaitan dengan kinerja pemerintahan sering kali disajikan dengan cara yang berlebihan demi meningkatkan citra diri.

Khawatirnya, pola komunikasi yang berfokus pada pencitraan ini bisa membingungkan masyarakat antara informasi substansial dan promosi politik pribadi. Hal ini tentu saja harus diwaspadai agar tidak mengaburkan tujuan utama dari komunikasi publik.

Akuntabilitas Digital: Tuntutan untuk Semua Pihak

Radea menyatakan bahwa penggunaan media sosial oleh pejabat publik seharusnya memiliki dampak yang positif. Ini bisa menjadi saluran untuk komunikasi yang terbuka serta mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Namun, etika komunikasi tetap harus diutamakan untuk menjaga akuntabilitas serta privasi warga.

Radea mengingatkan agar ruang digital pemerintahan tidak berubah menjadi ajang sensasi yang tidak perlu. Masyarakat membutuhkan akses informasi yang bermakna, edukatif, serta solutif tanpa terjebak dalam keinginan untuk menjadi viral.

Dari perspektif hukum, penataan ruang siber juga sangat berkaitan dengan kepatuhan terhadap hukum. Sebagai contoh, UU Perlindungan Data Pribadi menegaskan bahwa data pribadi, termasuk foto dan identitas, harus digunakan dengan izin yang sesuai.

Tags: BandungDorongDPRDEtikKodeKontenKreatorMediaPembentukanSosialuntuk
Previous Post

Membuat Pizza Mini Praktis dan Lezat dari Kulit Roti Tawar di Rumah

Next Post

7 Rekomendasi Bakso Enak di Kasihan Bantul 2026 dengan Rasa yang Memuaskan

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

by Andrew SH
October 4, 2026
Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba
Sehat

Rumah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa M6.1 di Sumba

by Andrew SH
October 4, 2026
Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini
Sehat

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melantik Kapolda Metro Jaya Hari Ini

by Andrew SH
October 3, 2026
Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri
Sehat

Irjen Asep Safrudin Dilantik Menjadi Kabareskrim Polri oleh Kapolri

by Andrew SH
October 3, 2026
Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau
Sehat

Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu Karena Karhutla dan Kemarau

by Andrew SH
October 2, 2026
Next Post
7 Rekomendasi Bakso Enak di Kasihan Bantul 2026 dengan Rasa yang Memuaskan

7 Rekomendasi Bakso Enak di Kasihan Bantul 2026 dengan Rasa yang Memuaskan

Recommended

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadapkan pada 50 Pertanyaan Kasus TPPU

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadapkan pada 50 Pertanyaan Kasus TPPU

September 3, 2026
KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Terkait Ketum Kesthuri Tersangka Kuota Haji

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Terkait Ketum Kesthuri Tersangka Kuota Haji

July 19, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua
Tempat Makan

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis
Berita UMKM

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026
Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya
Kabar Kuliner

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya

October 4, 2026
Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan
Resep

Resep Sate Telur Puyuh Manis dan Gurih ala Angkringan

October 4, 2026
Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini
Sehat

Prabowo Temui Pimpinan Baru Bakom di Hambalang Hari Ini

October 4, 2026
Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen
Tempat Makan

Daftar 7 Pati Polri yang Mendapatkan Kenaikan Pangkat Menjadi Komjen

October 4, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Pedas Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

Pramono Tindak Lanjuti Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kota Tua

October 4, 2026
Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

Tren Donat Modern Semakin Variatif, Tidak Hanya Berfokus pada Rasa Manis

October 4, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In