Tuesday, September 8, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Kabar Kuliner

Imigrasi Cekal Dua Warga Negara Belanda Usai Gelar Event Lari di Canggu Bali

Andrew SH by Andrew SH
July 24, 2026
in Kabar Kuliner
402 21
0
Imigrasi Cekal Dua Warga Negara Belanda Usai Gelar Event Lari di Canggu Bali
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimigrasian, Hendarsam Marantoko, baru-baru ini menyampaikan kritik keras terhadap acara lari Bali Silent Disco yang diadakan oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA). Acara tersebut diduga telah melanggar berbagai aturan dan menempatkan warga negara Indonesia dalam posisi terdiskriminasi.

Hendarsam mengungkapkan bahwa pihak imigrasi telah melakukan penangkalan terhadap dua WNA asal Belanda yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut di Canggu, Kuta Utara, Bali. Menurutnya, kedua WNA tersebut sudah meninggalkan Indonesia dan pihaknya akan terus menyelidiki penyelenggara acara yang diduga melakukan tindakan diskriminatif tersebut.

You might also like

Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut Ribuan Warga Terpengaruh

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Tiga Ribu Tujuh Puluh Dua Hektare Lahan

Imigrasi telah bertekad untuk tidak membiarkan praktik diskriminasi seperti ini terjadi. Hendarsam menekankan pentingnya menerapkan aturan keimigrasian dengan ketat untuk melindungi hak-hak warga negara Indonesia.

Pelanggaran Aturan oleh Warga Negara Asing di Bali

Hendarsam menjelaskan bahwa kegiatan yang melibatkan WNA harus mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. WNA tidak diizinkan untuk menjadi penyelenggara acara, melainkan hanya dapat terlibat sebagai kru atau tim resmi dalam suatu acara. Ini sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.

Adanya dugaan diskriminasi ini terungkap saat penyelenggaraan acara lari yang dilaporkan mengecualikan peserta WNI dari kesempatan untuk ikut serta. Hal ini sangat mengejutkan, terutama mengingat komunitas lokal juga berkontribusi pada acara tersebut.

Setelah investigasi, ditemukan bahwa acara tersebut diselenggarakan oleh Entourage Bali dengan dua orang WNA asal Belanda berinisial JAS dan HQV. Keduanya telah berangkat dari Indonesia setelah menghadapi masalah hukum terkait acara tersebut.

Tindak Lanjut dari Kementerian Imigrasi

Pihak imigrasi juga sudah melakukan pemanggilan kepada penjamin atau sponsor dari kedua WNA tersebut, yang diketahui merupakan perusahaan PT SIG. Ini sebagai langkah untuk mendapatkan penjelasan mengenai aktivitas yang dilakukan selama berada di negara ini.

Apabila pihak penjamin terbukti melanggar ketentuan keimigrasian, mereka akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hendarsam menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, dan setiap tindakan harus berdasarkan prinsip keadilan dan ketertiban.

Pihak imigrasi juga memastikan bahwa sesuai dengan misi mereka, kehadiran negara dalam pengawasan keimigrasian bertujuan untuk melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang melanggar hukum.

Respon Panitia dan Komunitas Terhadap Tuduhan Diskriminasi

Menanggapi tudingan negatif mengenai diskriminasi, panitia acara lari tersebut mengeluarkan pernyataan melalui akun resmi mereka. Dalam penjelasan itu, mereka membantah bahwa telah melakukan diskriminasi terhadap WNI yang ingin berpartisipasi.

Panitia menyatakan bahwa mereka sangat menyesali kekecewaan yang dialami oleh beberapa orang yang tidak bisa mengikuti acara. Mereka memastikan tidak ada niat untuk merendahkan warga lokal atau melakukan diskriminasi.

Dalam penjelasan mereka, panitia mengklarifikasi bahwa acara tersebut semula ditujukan untuk komunitas digital nomad yang baru datang di Bali dan seharusnya bersifat inklusif.

Komunitas Digital Nomad dan Acara yang Terbuka untuk Semua

Menurut panitia, digital nomad tidak didefinisikan oleh kewarganegaraan, dan mereka berusaha membangun komunitas yang saling mendukung. Beberapa acara yang mereka gelar juga terbuka untuk publik tanpa batasan.

Namun, mereka juga mengakui adanya kendala teknis yang menyebabkan beberapa peserta tidak bisa mendaftar. Hal ini menimbulkan kesan eksklusif yang tidak diinginkan dalam penyelenggaraan acara.

Setelah masalah ini menjadi viral, panitia kini menghentikan semua kegiatan mereka dan berjanji untuk melakukan evaluasi serta perbaikan ke depannya.

Kesimpulan dan Harapan untuk Perbaikan di Masa Depan

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, terutama dalam acara yang melibatkan banyak pihak. Hendarsam menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak warga negara, serta memastikan bahwa semua kegiatan yang melibatkan WNA dilakukan dengan cara yang benar.

Harapannya, ke depan akan ada pemahaman yang lebih baik antara komunitas lokal dan para WNA mengenai peraturan yang ada. Ini penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai, di mana segala pihak dapat berpartisipasi tanpa merasa terdiskriminasi.

Situasi ini juga menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya transparansi dan keadilan dalam penyelenggaraan acara, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tags: BaliBelandaCangguCekalDuaEventGelarImigrasiLariNegaraUsaiWarga
Previous Post

Memasak Bihun Goreng Tanpa Kecap Asin Rasanya Tetap Gurih dan Nikmat

Next Post

Menu Ekonomis Seminggu di Bawah Rp150 Ribu yang Lezat dan Mudah Dibuat

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Kabar Kuliner

Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

by Andrew SH
September 8, 2026
Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut Ribuan Warga Terpengaruh
Kabar Kuliner

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut Ribuan Warga Terpengaruh

by Andrew SH
September 8, 2026
Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Tiga Ribu Tujuh Puluh Dua Hektare Lahan
Kabar Kuliner

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Tiga Ribu Tujuh Puluh Dua Hektare Lahan

by Andrew SH
September 7, 2026
Erupsi Terus Berlanjut di Gunung Anak Krakatau
Kabar Kuliner

Erupsi Terus Berlanjut di Gunung Anak Krakatau

by Andrew SH
September 7, 2026
Foto Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Gunung Krakatau
Kabar Kuliner

Foto Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Gunung Krakatau

by Andrew SH
September 6, 2026
Next Post
Menu Ekonomis Seminggu di Bawah Rp150 Ribu yang Lezat dan Mudah Dibuat

Menu Ekonomis Seminggu di Bawah Rp150 Ribu yang Lezat dan Mudah Dibuat

Recommended

Cimol Bojot Chili Oil Anti Meledak, Kenyal dan Krispi di Luar

Cimol Bojot Chili Oil Anti Meledak, Kenyal dan Krispi di Luar

May 16, 2026
Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Sampaikan Berbagai Pesan kepada Irjen Wibowo

Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Sampaikan Berbagai Pesan kepada Irjen Wibowo

July 5, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain
Tempat Makan

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk
Berita UMKM

Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk

September 8, 2026
Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Kabar Kuliner

Kirim Tim Khusus untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Resep Tempe Goreng Pedas Isi Sambal yang Gurih dan Bikin Nagih
Resep

Resep Tempe Goreng Pedas Isi Sambal yang Gurih dan Bikin Nagih

September 8, 2026
Wamendagri Tanyakan Komitmen 26 Pemda Papua Terkait Pencairan Otsus Tahap II
Sehat

Wamendagri Tanyakan Komitmen 26 Pemda Papua Terkait Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang kepada Tiga Korban
Tempat Makan

Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang kepada Tiga Korban

September 8, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lama Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk

Resep Nagasari Tepung Beras 250 Gram Lezat dan Empuk

September 8, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In