Monday, May 18, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Tempat Makan

Leonardi Mengaku Dijebak Tanda Tangan Kontrak di Kasus Korupsi Satelit

Andrew SH by Andrew SH
May 7, 2026
in Tempat Makan
414 8
0
Leonardi Mengaku Dijebak Tanda Tangan Kontrak di Kasus Korupsi Satelit
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus pengadaan satelit oleh Kemhan menimbulkan banyak perdebatan dan masalah hukum yang kompleks. Di tengah persidangan, eks Kepala Badan Sarana Pertahanan, Laksda TNI (Purn) Leonardi, menyatakan bahwa dirinya dijebak untuk menandatangani kontrak dengan Navayo International AG, tanpa mengetahui seluk-beluk proyek tersebut.

Dalam agenda sidang yang berlangsung di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Leonardi menjelaskan bahwa anggaran awal proyek yang seharusnya tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2016 sebenarnya mengalami penghalangan. Ia merasa dibohongi karena tidak mendapatkan informasi yang jelas tentang status anggaran yang ada.

You might also like

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri

Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar dengan Ancaman dan Pembungkaman Mulut serta Mata

Sekarang Ribut Tidak Sering Terjadi di Natuna

Leonardi, yang menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), mempertanyakan alasan tidak adanya tembusan mengenai surat pemblokiran anggaran yang diajukan oleh mantan Dirjen Perencanaan Pertahanan, Muhammad Syaugi. Menurutnya, hal itu sangat krusial bagi penyelenggaraan proyek yang sedang dikerjakan.

Kurangnya Komunikasi mengenai Pemblokiran Anggaran

Dalam sidang tersebut, Leonardi mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem komunikasi yang buruk dalam lingkungan pemerintahan. “Kenapa saksi mengajukan surat self blocking kepada Kemenkeu yang sedemikian penting dan berdampak pada program tersebut, tidak saudara buat tembusan kepada saya,” ungkapnya, menunjukkan bahwa hal ini menghambat pelaksanaan proyek.

Namun, Syaugi berargumen bahwa dia tidak memiliki kewajiban untuk melaporkan hal tersebut. Ia percaya bahwa Leonardi seharusnya sudah mengetahui adanya pemblokiran dari staf dan anak buahnya di Baranahan.

Syaugi merasa bahwa pertanyaan yang dilontarkan Leonardi tidak tepat, yang seharusnya ditujukan kepada Sekjen Kemhan. Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan self blocking merupakan instruksi langsung dari Sekjen, Widodo, pada tahun 2016. Menurutnya, prosedur sudah diikuti sesuai aturan yang ada.

Alasan di Balik Pengembalian Anggaran ke Negara

Syaugi juga menyebut bahwa pengembalian anggaran ke negara dilakukan karena adanya Instruksi Presiden bernomor 8 tahun 2016 yang mengharuskan penghematan keuangan. Dia menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi dasar pelaksanaan self blocking untuk anggaran pengadaan satelit.

Menurut Syaugi, dalam konteks tersebut, keputusan untuk melakukan pemblokiran dilakukan untuk menghemat dana negara sebisa mungkin, dengan menunda pembelanjaan di sektor yang dianggap kurang produktif.

Leonardi memberikan pandangannya terkait keputusan tersebut. Ia menilai bahwa self blocking seharusnya dilakukan untuk menahan pengeluaran yang tidak produktif seperti perjalanan dinas dan pembangunan gedung yang tidak mendesak, bukan untuk proyek strategis seperti pengadaan satelit.

Pernyataan dari Para Pejabat Terkait Pengadaan

Dalam sidang yang sama, eks Dirjen Kekuatan Pertahanan, Mayjen TNI (Purn) Bambang Hartawan, membantah adanya pengarahannya untuk menandatangani Certificate of Performance (CoP) yang dikeluarkan Navayo. Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut penting sebelum invoice penagihan pengadaan barang muncul.

Bambang juga mengatakan bahwa pihaknya tidak mungkin dapat menyediakan data studi kelayakan untuk proyek pengadaan satelit dalam waktu singkat karena membutuhkan banyak biaya dan sumber daya manusia yang tidak mudah dicapai dalam jangka waktu sesingkat itu.

Selain itu, terdakwa Thomas Anthony Van Der Heyden menjelaskan perannya yang terbatas dalam proyek tersebut. Ia berfungsi sebagai penghubung antara Kemhan dan penyedia, serta tidak terlibat dalam keputusan strategis atau anggaran terkait proyek pengadaan satelit ini.

Dakwan dan Konsekuensi Hukum dari Proyek Pengadaan

Jaksa penuntut umum menjelaskan bahwa proyek tersebut tetap dijalankan sejak 2015 meskipun tanpa alokasi anggaran dalam DIPA. Leonardi dituduh menandatangani kontrak pengadaan satelit dengan nilai yang sangat besar, yaitu US$495 juta, tanpa mempertimbangkan ketersediaan anggaran negara.

Akibat tindakan tersebut, proyek pengadaan satelit menghadapi masalah serius. Negara tidak mampu memenuhi kewajibannya untuk melakukan pembayaran yang mengakibatkan adanya gugatan arbitrase internasional yang diajukan oleh Gabor di International Chamber of Commerce.

Putusan arbitrase menimbulkan kewajiban bagi negara dengan total pembayaran sekitar US$20.901.209,9 ditambah bunga. Jika dihitung berdasarkan kurs pada Desember 2021, kerugian negara mencapai angka yang sangat besar, yaitu sekitar Rp306 miliar, menciptakan dampak keuangan yang berat bagi keuangan negara dan menambah masalah dalam proses hukum yang berlangsung.

Tags: DijebakKasusKontrakKorupsiLeonardiMengakuSatelitTandaTangan
Previous Post

Resep Tahu Bacem Manis Gurih Meresap yang Bikin Ketagihan

Next Post

Hasil Psikologi Empat Terdakwa Penyiram Air Keras Dibahas dalam Sidang

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri
Tempat Makan

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri

by Andrew SH
May 18, 2026
Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar dengan Ancaman dan Pembungkaman Mulut serta Mata
Tempat Makan

Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar dengan Ancaman dan Pembungkaman Mulut serta Mata

by Andrew SH
May 17, 2026
Sekarang Ribut Tidak Sering Terjadi di Natuna
Tempat Makan

Sekarang Ribut Tidak Sering Terjadi di Natuna

by Andrew SH
May 17, 2026
Kapolri Ungkap hasil panen jagung dan pembangunan ribuan SPPG di hadapan Prabowo
Tempat Makan

Kapolri Ungkap hasil panen jagung dan pembangunan ribuan SPPG di hadapan Prabowo

by Andrew SH
May 16, 2026
Dua ASN PU Dipanggil Menteri Dody Terkait Dugaan Suap dan Pelanggaran Etik
Tempat Makan

Dua ASN PU Dipanggil Menteri Dody Terkait Dugaan Suap dan Pelanggaran Etik

by Andrew SH
May 16, 2026
Next Post
Hasil Psikologi Empat Terdakwa Penyiram Air Keras Dibahas dalam Sidang

Hasil Psikologi Empat Terdakwa Penyiram Air Keras Dibahas dalam Sidang

Recommended

KPK Interogasi Plt Wali Kota Madiun Terkait Permintaan Dana CSR kepada Pengusaha

KPK Interogasi Plt Wali Kota Madiun Terkait Permintaan Dana CSR kepada Pengusaha

May 12, 2026
7 Cara Memasak Ayam Kampung Cepat Empuk Hemat Gas dan Daging Lumer Sempurna

7 Cara Memasak Ayam Kampung Cepat Empuk Hemat Gas dan Daging Lumer Sempurna

May 5, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri
Tempat Makan

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri

May 18, 2026
7 Tempat Makan Bakso Iga Enak di Bandung Kuliner Terpopuler 2026
Resep

7 Tempat Makan Bakso Iga Enak di Bandung Kuliner Terpopuler 2026

May 18, 2026
Peluang Pengembangan Jalur LRT Hingga PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta
Sehat

Peluang Pengembangan Jalur LRT Hingga PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta

May 18, 2026
Resep Roti Garam Labu Kuning Renyah dan Gurih untuk Jajanan Kekinian di Rumah
Berita UMKM

Resep Roti Garam Labu Kuning Renyah dan Gurih untuk Jajanan Kekinian di Rumah

May 18, 2026
Pramono Sampaikan Penyebab CFD Rasuna Said Efektif Mulai 1 Juni
Kabar Kuliner

Pramono Sampaikan Penyebab CFD Rasuna Said Efektif Mulai 1 Juni

May 18, 2026
Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar dengan Ancaman dan Pembungkaman Mulut serta Mata
Tempat Makan

Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar dengan Ancaman dan Pembungkaman Mulut serta Mata

May 17, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Camilan Cara dalam dan dari Dekat dengan DPR Gurih Hasil Kasus Kenyal Khas Kue Lama Lembut Lezat Makan Manis Membuat Mixer Mudah oleh pada Prabowo Praktis Rekomendasi Renyah Resep Roti Rumah saat Sempurna Setelah Tahan Tahun Tanpa Telur Tempat Tewas Tidak untuk Warga yang

Recent News

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri

Bea Cukai Klarifikasi Intimidasi Penumpang yang Membawa Kartu Pokemon dari Luar Negeri

May 18, 2026
7 Tempat Makan Bakso Iga Enak di Bandung Kuliner Terpopuler 2026

7 Tempat Makan Bakso Iga Enak di Bandung Kuliner Terpopuler 2026

May 18, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In