Friday, July 24, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Kabar Kuliner

Ratusan Keluarga di Tangerang Menghadapi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan 2 Bulan

Andrew SH by Andrew SH
July 23, 2026
in Kabar Kuliner
410 12
0
Ratusan Keluarga di Tangerang Menghadapi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan 2 Bulan
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 200 keluarga di Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, Banten, menghadapi masalah serius terkait pasokan air bersih. Krisis ini disebabkan oleh kekeringan yang melanda wilayah tersebut akibat musim kemarau yang ekstrem, berlangsung selama sekitar dua bulan terakhir.

Akibat kondisi ini, para warga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa banyak keran di rumah warga yang mengalami kekeringan, dan beberapa bahkan tidak mengalir sama sekali.

You might also like

Orang Tua Jadi Korban KM Salsa, Pendidikan Dibiayai Negara

Audiensi DPR Terkait Pedagang BBM Eceran yang Diduga Diperas di Lampung

Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Membuat Wajib Pajak Merasa Tertekan

“Dari beberapa minggu kemarin, sumur di rumah sudah tidak mengeluarkan air,” ungkap Suratni, salah satu warga yang terdampak. Permasalahan ini semakin rumit karena di sekitar tidak terdapat sumber air alternatif yang bisa diakses dengan mudah.

Dampak Kekeringan Terhadap Kehidupan Warga

Ketua RT 02 RW 02 Desa Kosambi Dalam, Kustara, menjelaskan bahwa lebih dari 200 keluarga di lingkungannya terkena dampak langsung dari kekeringan. Selama dua bulan terakhir, mereka mengalami kesulitan dalam mendapatkan air untuk kebutuhan dasar sehari-hari, seperti minum, memasak, hingga mencuci.

“Selama kekurangan air ini untuk minum, masak, dan mencuci sangat sulit. Warga seringkali harus membeli air bersih,” kata Kustara. Menurutnya, setiap keluarga memerlukan sekitar 200 liter air setiap hari untuk bisa menjalankan aktivitas rumah tangga dengan baik.

Meski beberapa sumber air berada di lokasi yang lebih jauh, warga lebih memilih untuk membeli air. Salah satu warga, Suhernah, mengungkapkan bahwa ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp25.000 untuk mendapatkan satu gerobak air setiap harinya. “Sebenarnya ada sumber air di sebelah sana, tetapi jaraknya jauh,” tambahnya.

Upaya Penanggulangan Krisis Air Bersih

Di tengah situasi ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang berinisiatif menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Kedatangan bantuan tersebut disambut antusias oleh warga yang membawa galon, ember, dan drum untuk menampung air.

Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh warga yang telah berjuang selama beberapa waktu tanpa akses air bersih. Kustara menambahkan bahwa kebutuhan air dalam situasi seperti ini sangat mendesak, karena fungsinya tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk kebersihan.

Warga berharap kehadiran PMI dapat memberikan solusi sementara dalam menghadapi krisis ini. Suhernah mengatakan, “Bantuan air bersih dari PMI sangat membantu meringankan beban kami.” Ia berharap distribusi bantuan dapat dilakukan secara rutin, terutama selama musim kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Pentingnya Kerja Sama Masyarakat dan Pemerintah

Krisis ini menggambarkan pentingnya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam penanganan masalah air bersih. Pemda diharapkan dapat melakukan langkah-langkah nyata untuk menyediakan sumber air bersih yang lebih stabil dan mudah dijangkau. Ini bukan hanya tentang menyediakan air, tetapi juga tentang memastikan masa depan warga dalam hal akses air bersih.

Pemerintah juga perlu memperhatikan infrastruktur yang ada, terutama untuk daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan. Masyarakat diharapkan proaktif dalam melaporkan kondisi dan kebutuhan mereka agar respons dari pihak berwenang dapat lebih cepat dan tepat.

Krisis air bersih yang dialami sebagian komunitas ini seharusnya menjadi pengingat bahwa keberlanjutan sumber daya air adalah hal yang harus dijaga bersama. Melalui pendidikan dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga sumber daya ini agar tidak habis.

Tags: AirAkibatBersihBulanKekeringanKeluargaKrisisMenghadapiRatusanTangerang
Previous Post

7 Rekomendasi Tempat Makan Nasi Langgi di Cirebon untuk Pencinta Kuliner Tradisional

Next Post

Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Orang Tua Jadi Korban KM Salsa, Pendidikan Dibiayai Negara
Kabar Kuliner

Orang Tua Jadi Korban KM Salsa, Pendidikan Dibiayai Negara

by Andrew SH
July 23, 2026
Audiensi DPR Terkait Pedagang BBM Eceran yang Diduga Diperas di Lampung
Kabar Kuliner

Audiensi DPR Terkait Pedagang BBM Eceran yang Diduga Diperas di Lampung

by Andrew SH
July 22, 2026
Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Membuat Wajib Pajak Merasa Tertekan
Kabar Kuliner

Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Membuat Wajib Pajak Merasa Tertekan

by Andrew SH
July 22, 2026
Anjing Husky Viral Diserang di Bekasi, Unit K9 Polisi Dikerahkan
Kabar Kuliner

Anjing Husky Viral Diserang di Bekasi, Unit K9 Polisi Dikerahkan

by Andrew SH
July 21, 2026
Forum Pemred Kritik Cara Respon Wartawan Hotman yang Sangat Tak Profesional
Kabar Kuliner

Forum Pemred Kritik Cara Respon Wartawan Hotman yang Sangat Tak Profesional

by Andrew SH
July 20, 2026
Next Post
Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

Recommended

Kasbi Jelaskan Alasan Tidak Hadir di May Day Monas yang Diikuti Prabowo

Kasbi Jelaskan Alasan Tidak Hadir di May Day Monas yang Diikuti Prabowo

May 1, 2026
7 Tempat Makan Steak Murah di Kemang 2026, dari Kaki Lima hingga Steakhouse Halal

7 Tempat Makan Steak Murah di Kemang 2026, dari Kaki Lima hingga Steakhouse Halal

July 6, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Ayah Diduga Melakukan Pencabulan Terhadap Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Surabaya
Tempat Makan

Ayah dan Anak di Bali Terlibat Pencurian Motor di 12 Lokasi Berbeda

July 23, 2026
Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome
Berita UMKM

Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

July 23, 2026
Ratusan Keluarga di Tangerang Menghadapi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan 2 Bulan
Kabar Kuliner

Ratusan Keluarga di Tangerang Menghadapi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan 2 Bulan

July 23, 2026
7 Rekomendasi Tempat Makan Nasi Langgi di Cirebon untuk Pencinta Kuliner Tradisional
Resep

7 Rekomendasi Tempat Makan Nasi Langgi di Cirebon untuk Pencinta Kuliner Tradisional

July 23, 2026
Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai Tahun Ini
Sehat

Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai Tahun Ini

July 23, 2026
Regenerasi di NasDem, Surya Paloh Beri Kesempatan untuk Anak Muda
Tempat Makan

Regenerasi di NasDem, Surya Paloh Beri Kesempatan untuk Anak Muda

July 23, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap Empuk Enak Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga Korban KPK Kue Lembut Lezat Makan Membuat Mudah oleh Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Roti Rumah Tanpa Tempat Tersangka Tetap Tidak untuk Warga yang

Recent News

Ayah Diduga Melakukan Pencabulan Terhadap Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Surabaya

Ayah dan Anak di Bali Terlibat Pencurian Motor di 12 Lokasi Berbeda

July 23, 2026
Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

Dorong Industri Kuliner Inklusif dari Sampah Makanan hingga Barista Penyandang Down Syndrome

July 23, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In