Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus memberikan tanggapan terkait rencana Presiden Joko Widodo untuk melakukan blusukan ke berbagai daerah. Ia menganggap bahwa langkah tersebut merupakan upaya yang positif dalam memenuhi undangan masyarakat, tanpa perlu menimbulkan kekhawatiran bagi partai-partai lain yang kritis terhadap rencananya.
Dengan percaya diri, Bestari menegaskan bahwa kegiatan blusukan itu adalah hak dari setiap politisi untuk berinteraksi langsung dengan konstituennya. Ia mengajak semua pihak untuk lebih dewasa dalam berpolitik, menghargai hak semua warga negara untuk berkumpul, serta menjalin silaturahmi.
“Kegiatan ini murni dilaksanakan dalam rangka memenuhi undangan masyarakat. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran bagi pihak-pihak yang bersikap skeptis,” kata Bestari dalam sebuah wawancara melalui telepon.
Menanggapi Kritikan Terhadap Rencana Blusukan Jokowi
Bestari menyatakan bahwa kritik terhadap rencana blusukan Jokowi bisa jadi tidak berpijak pada fakta yang ada. Menurutnya, tindakan tersebut sah dan dilindungi oleh Undang-Undang yang mengatur tentang hak berkumpul dan bersilaturahmi.
Ia juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif dalam politik, bukan hanya dengan mengeluarkan komentar yang menyesatkan. “Sebagai politisi dan anggota legislatif, mereka seharusnya lebih memahami etika berpolitik,” lanjut Bestari.
Dalam pandangannya, situasi politik sejatinya memerlukan sikap saling menghargai dan memahami posisi masing-masing. Tak ada alasan untuk menciptakan ketegangan hanya karena perbedaan pandangan.
Jadwal Kunjungan Jokowi ke Berbagai Daerah
Jokowi dijadwalkan akan blusukan ke sejumlah lokasi di Lampung dalam beberapa hari ke depan, termasuk menghadiri acara Partai PSI. Rencana tersebut menunjukkan komitmennya untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Pada tanggal 26 Juni, Jokowi akan memulai kunjungan di Mesuji untuk menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI. Selanjutnya, ia akan menuju ke Tulang Bawang untuk kegiatan serupa.
Rangkaian acara di hari pertama juga mencakup Kirab Pawai Budaya Karnaval Gajah yang akan diselenggarakan di daerah tersebut. Semua kegiatan itu diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Agenda dan Kegiatan Jokowi Selama Blusukan
Kegiatan Jokowi tidak hanya terbatas pada acara partai, tetapi juga mencakup pertemuan dengan berbagai tokoh masyarakat, termasuk adat. Pada hari kedua kunjungannya, ia direncanakan akan bertemu dengan tokoh adat Lampung, menjalin komunikasi yang lebih kaya dan mendalam.
Selain itu, Jokowi juga mengunjungi Museum Transmigrasi dan melakukan kegiatan di Desa Bagelen. Dalam kunjungannya, ia bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat setempat.
Pada tanggal 28 Juni, Jokowi kembali melanjutkan kunjungannya dengan menghadiri kirab budaya dan berinteraksi dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini menunjukkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.














