Fenomena warga yang menyapu koin di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menarik perhatian dan sayangnya memakan korban jiwa akibat kecelakaan truk. Insiden ini terjadi pada pagi hari yang biasa namun berakhir tragis bagi seorang penyapu koin di jalanan.
Korban, seorang ibu bernama Surtinih (40), merupakan warga Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan. Kecelakaan ini terjadi ketika dia sedang beraktivitas di pinggir jembatan, di mana banyak warga lainnya juga turut menyapu.
Berdasarkan laporan, kejadian ini merupakan contoh betapa rentannya kehidupan sejumlah masyarakat yang berjuang untuk mencari nafkah di tepi jalan. Kecelakaan ini menggambarkan problematika yang sering dihadapi para penyapu koin dan tantangan keselamatan di jalan raya.
Tragedi yang Terjadi di Pagi Hari
Pagi yang cerah pada tanggal 7 Mei, Surtinih tampak sibuk seperti hari-hari biasanya, mengumpulkan koin dari para pengendara yang melintas. Namun, tak lama kemudian, sebuah truk kontainer yang bergerak cepat datang kehilangan kendali dan menghantam median jalan.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, truk tersebut berbuntut kecelakaan yang mengguncang lingkungan sekitar. Sopir truk, yang diketahui memiliki inisial A, tidak dapat mengendalikan kendaraannya sebelum menabrak korban.
Kecelakaan yang merenggut nyawanya ini bukan hanya menyedihkan, tetapi juga mencerminkan risiko tinggi yang dihadapi para penyapu koin di jalan yang sibuk. Korban terjebak di bawah truk, menambah kesedihan atas kehilangan yang mendalam bagi keluarganya.
Proses Penanganan Kecelakaan dan Evakuasi Korban
Setelah kecelakaan tersebut, petugas dari Polsek Sukra dan tenaga medis segera melakukan evakuasi. Proses pemindahan jenazah korban dilakukan dengan hati-hati, mengingat kondisi yang mengharuskan penanganan ekstra.
Kapolsek setempat, Ipda Masnan, memastikan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh Satlantas Polres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut. Kendaraan yang terlibat kini telah diamankan sebagai bagian dari proses hukum yang berlangsung.
Kejadian ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas yang signifikan, baik dari arah Cirebon menuju Jakarta. Pengendara yang melintas tampak melambatkan laju kendaraan mereka, tertegun dengan peristiwa tragis yang terjadi.
Reaksi Masyarakat dan Bekas yang Ditinggalkan
Setelah insiden tersebut, warga sekitar merasa terpukul dan berduka. Banyak yang mengungkapkan rasa tidak percaya dan berempati kepada keluarga korban yang telah kehilangan sosok ibu yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pihak berwenang juga mengingatkan akan pentingnya menjaga keselamatan di jalan, terutama bagi pekerja jalanan. Kesempatan untuk berdialog tentang keselamatan jalan raya pun semakin dibutuhkan di tengah fenomena seperti ini.
Kejadian ini tidak hanya menjadi sebuah peringatan tragis bagi masyarakat tapi juga sebagai pengingat tentang hak dan keselamatan pekerja jalan yang sering kali terabaikan di tengah kesibukan lalu lintas perkotaan.













