Ketua Komisi III, Habiburokhman, memberikan respons positif terhadap hasil survei terbaru dari Litbang Kompas yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kepercayaan publik terhadap Polri. Menurut Habiburokhman, angka kepercayaan masyarakat yang mencapai 82,4 persen ini mencerminkan kinerja nyata kepolisian dalam pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa hasil survei tersebut bukan semata angka statistik, melainkan sebuah bukti nyata yang dirasakan masyarakat. Kenaikan ini juga mencerminkan kerja keras para personel kepolisian, dari tingkat Mabes hingga di lapangan.
“Masyarakat kini melihat dan merasakan kerja keras Polri,” tambahnya dalam keterangan tertulis. Peningkatan ini tidak terlepas dari pendekatan humanis yang semakin menonjol dalam operasional kepolisian.
Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri dengan Kinerja Positif
Habiburokhman menyambut baik hasil survei tersebut sebagai tanda bahwa Polri berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Menurutnya, angka kepuasan publik yang meningkat menunjukkan keberhasilan pendekatan yang diterapkan oleh Polri dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Beliau juga menyoroti pentingnya sikap persuasif dan solutif yang kini menjadi ciri khas Polri, menggeser pendekatan represif yang kerap digunakan sebelumnya. Dengan demikian, masyarakat merasa lebih dekat dan lebih diperhatikan oleh pihak kepolisian.
Perubahan ini, kata Habiburokhman, harus tetap dipertahankan agar kepercayaan publik tidak menurun. Dia mengingatkan jajaran kepolisian untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada.
Sementara itu, hasil survei juga menunjukkan peningkatan citra kelembagaan Polri yang kini mencapai 71,5 persen, naik dari sebelumnya 64,4 persen. Ini menunjukkan keberhasilan Polri menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.
Berdasarkan survei yang dilakukan antara 9 hingga 18 April 2026, 1.200 responden dilibatkan untuk memberikan pendapat mereka mengenai kepolisian. Metode wawancara tatap muka ini menciptakan data yang akurat dan dapat diandalkan.
Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Pelayanan Polri
Habiburokhman menilai bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri menunjukkan perkembangan yang sangat menarik. Pendekatan yang lebih humanis dan responsif terhadap aduan warga menjadi hal yang krusial untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat lebih lanjut.
Dia percaya bahwa kerja keras yang dilakukan oleh anggota Polri di lapangan memegang peranan penting dalam menciptakan citra positif. Dengan pendekatan yang lebih ramah, polisi dapat lebih cepat menjawab setiap aduan dan permintaan masyarakat.
Menyinggung tentang keberhasilan angka kepuasan yang mencapai 67,6 persen, Habiburokhman menegaskan bahwa hal ini adalah buah dari dedikasi seluruh anggotanya. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk tetap menjaga kepuasan tersebut di masa mendatang.
Penting bagi Polri untuk terus memperbaiki diri dan tetap terbuka menerima kritik serta saran dari masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi publik.
Transformasi ini, jika diimplementasikan secara konsisten, dapat memperkuat ikatan antara Polri dan masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak pada stabilitas keamanan nasional.
Strategi Keberlanjutan untuk Meningkatkan Hubungan dengan Masyarakat
Keberhasilan Polri dalam meningkatkan tingkat kepercayaan publik harus dijadikan landasan untuk mengembangkan strategi keberlanjutan. Habiburokhman menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kinerja Polri agar tidak terjebak dalam kinerja yang monoton.
Dia mengajak Polri untuk menikmati keberhasilan ini sekaligus menjadikannya sebagai bahan refleksi dan motivasi untuk lebih baik lagi. “Jangan cepat berpuas diri,” ujarnya. Feedback dari masyarakat harus menjadi bagian integral dalam proses penilaian kinerja.
Hubungan yang semakin baik antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif dalam menjalankan fungsi-fungsi kepolisian. Pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci dalam menciptakan keharmonisan sosial.
Polri diharapkan terus berinovasi dalam pendekatan mereka, misalnya dengan mengadakan program-program edukasi yang melibatkan masyarakat. Hal ini tidak hanya akan mengedukasi masyarakat tentang hukum, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Secara keseluruhan, keberhasilan survei ini patut dirayakan, tetapi harus diingat bahwa tantangan dan tugas besar masih menanti di depan. Kinerja Polri ke depan harus berfokus pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.














