Friday, July 3, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah

Andrew SH by Andrew SH
July 3, 2026
in Sehat
418 4
0
Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Insiden kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, pada awal bulan Juli 2026, telah mengguncang perhatian publik. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pengingat serius akan krisis pengelolaan sampah yang mengancam kesehatan dan lingkungan.

Dalam laporan yang disampaikan, Walhi menunjukkan bahwa kebakaran ini bukanlah suatu yang kebetulan, melainkan akibat dari ketidakmampuan sistem pengelolaan limbah yang telah berlangsung lama. Sebuah analisis mendalam menunjukkan bahwa masalah ini perlu dihadapi secara komprehensif oleh pemerintah.

You might also like

Dibantu Kolonel TNI Lodewyk Mark Up Pengadaan Motor Listrik

Kasus Bupati Kuansing Merusak Nilai Luhur pada Pacu Jalur

Heli Water Bombing dan Skema TMC Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

“Situasi ini mencerminkan kegagalan pemerintah dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yang seharusnyanya menghentikan praktik open dumping,” ujar Wahyu Eka Styawan, Pengkampanye Urban Berkeadilan Walhi.

Kebakaran Luar Biasa dengan Dampak Signifikan

Kebakaran yang terjadi pada 30 Juni hingga 2 Juli tersebut telah menghanguskan lebih dari 15 hektare lahan, menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat sekitar. Setidaknya 154 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dilaporkan akibat asap yang dihasilkan dari kebakaran tersebut.

Wahyu menekankan bahwa kebakaran ini sekali lagi menunjukkan bahaya yang ditimbulkan oleh metode pengelolaan sampah yang tidak memadai. Metana yang dihasilkan dari limbah organik yang tidak dikelola dengan baik merupakan faktor utama yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kebakaran.

“Kebakaran di TPA Jatiwaringin hanya mencerminkan cara pengelolaan yang keliru. Selama limbah dikelola dengan cara yang salah, efek merugikan akan terus berlanjut,” ujar Wahyu menegaskan.

Volume Sampah yang Meningkat dan Tantangan Pengelolaan

TPA Jatiwaringin memiliki kapasitas untuk menerima antara 1.366 hingga 2.700 ton sampah setiap harinya. Angka ini setara dengan 498.590 hingga 985.500 ton sampah setiap tahunnya. Jumlah ini hanya mencakup sekitar 59 persen dari total sampah yang dihasilkan oleh daerah sekitarnya, menunjukkan tantangan besar dalam pengelolaan limbah.

Kondisi ini mengungkap tekanan yang amat besar terhadap sistem yang ada, dan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk perbaikan dalam manajemen limbah di tingkat lokal. Pendekatan yang lebih baik sangat diperlukan agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.

Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani masalah ini. Terlebih, kebakaran di TPA Jatiwaringin tidak bisa dipisahkan dari masalah tata kelola sampah secara keseluruhan di berbagai daerah yang juga mengalami kondisi serupa.

Harapan untuk Solusi yang Berkelanjutan

Wahyu memperingatkan bahwa solusi semu tidak akan menyelesaikan masalah mendasar yang ada. Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah digulirkan seharusnya dipertimbangkan dengan teliti agar tidak menyesatkan kebijakan yang ada.

Peringatan keras ini diarahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup agar lebih proaktif dalam menangani krisis pengelolaan sampah. Tanpa langkah konkret dalam mengurangi jumlah sampah dari sumbernya, sistem pengelolaan yang ada tetap akan gagal.

“Krisis ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga tantangan struktural. Jika akar masalah tidak ditangani, kita akan terus berhadapan dengan potensi bencana,” ungkap Wahyu, menyoroti pentingnya upaya kolektif dalam penanganan limbah.

Tags: DumpingJatiwaringinKebakaranKegagalanMenunjukkanMetodeOpenSampahTPA
Previous Post

7 Tempat Makan Sop Enak Hangat dan Terjangkau di Semarang

Next Post

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Dibantu Kolonel TNI Lodewyk Mark Up Pengadaan Motor Listrik
Sehat

Dibantu Kolonel TNI Lodewyk Mark Up Pengadaan Motor Listrik

by Andrew SH
July 2, 2026
Kasus Bupati Kuansing Merusak Nilai Luhur pada Pacu Jalur
Sehat

Kasus Bupati Kuansing Merusak Nilai Luhur pada Pacu Jalur

by Andrew SH
July 2, 2026
Heli Water Bombing dan Skema TMC Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin
Sehat

Heli Water Bombing dan Skema TMC Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

by Andrew SH
July 1, 2026
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Memakai Busana Wanita Masuk Toilet Mahasiswi
Sehat

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Memakai Busana Wanita Masuk Toilet Mahasiswi

by Andrew SH
July 1, 2026
Kembalikan Uang Saku Rp10 Juta Awkarin dalam Kasus Hanania Travel
Sehat

Kembalikan Uang Saku Rp10 Juta Awkarin dalam Kasus Hanania Travel

by Andrew SH
June 30, 2026
Next Post
Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Recommended

Polisi Tangkap Penyiar Konten Porno di Media Sosial

Polisi Tangkap Penyiar Konten Porno di Media Sosial

May 27, 2026
Cara Membuat Minyak Mie Ayam Gurih dan Harum di Rumah Tanpa Kulit Ayam

Cara Membuat Minyak Mie Ayam Gurih dan Harum di Rumah Tanpa Kulit Ayam

May 14, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Siap Digunakan sebagai Cairan Vape
Tempat Makan

Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Siap Digunakan sebagai Cairan Vape

July 3, 2026
Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan
Resep

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

July 3, 2026
Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah
Sehat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Menunjukkan Kegagalan Metode Open Dumping Sampah

July 3, 2026
7 Tempat Makan Sop Enak Hangat dan Terjangkau di Semarang
Berita UMKM

7 Tempat Makan Sop Enak Hangat dan Terjangkau di Semarang

July 3, 2026
DPRD Setujui Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda
Kabar Kuliner

DPRD Setujui Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

July 3, 2026
Tapir di Jalinsum Lampung Menjadi Perhatian Warganet
Tempat Makan

Tapir di Jalinsum Lampung Menjadi Perhatian Warganet

July 2, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Ditangkap DPR Empuk Enak Gurih Hingga Jakarta Kasus Keluarga Korban KPK Kue Kurban Lembut Lezat Makan Membuat Mudah oleh Polisi Prabowo Praktis Rekomendasi Renyah Resep Roti Rumah Sapi Setelah Tahan Tanpa Tempat Tidak untuk Warga yang

Recent News

Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Siap Digunakan sebagai Cairan Vape

Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Siap Digunakan sebagai Cairan Vape

July 3, 2026
Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

Resep Kue Barongko Khas Makassar Lembut dan Harum untuk Pemula yang Mudah dilakukan

July 3, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In