Tuesday, October 6, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Kabar Kuliner

Dugaan Pelanggaran Etik dalam Sidang Kasus Andrie Yunus oleh KY

Andrew SH by Andrew SH
May 13, 2026
in Kabar Kuliner
415 9
0
Dugaan Pelanggaran Etik dalam Sidang Kasus Andrie Yunus oleh KY
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Yudisial (KY) saat ini tengah menyelidiki dugaan pelanggaran etik yang terjadi dalam sidang terhadap kasus penyiraman air keras oleh sejumlah tentara kepada aktivis Andrie Yunus. Kasus ini telah menjadi perhatian publik yang luas, dan KY berkomitmen untuk menindaklanjuti segala potensi pelanggaran yang ada secara transparan dan akuntabel.

Anggota KY, Abhan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau perkembangan kasus ini sejak sidang kedua pada 6 Mei. Mereka ingin memastikan bahwa segala proses hukum yang berlangsung berjalan sesuai dengan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim yang berlaku.

You might also like

DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan

Pejabat Negara Baru Dilantik Harus Lapor LHKPN Dalam Waktu 2 Bulan

Sistem di TNI Harus Berdasarkan Prestasi dan Bukan Hanya Senioritas

Proses pemantauan ini menjadi sangat penting, mengingat sejumlah peristiwa dalam sidang tersebut menonjol dan turut menjadi diskursus di masyarakat. Abhan menyatakan bahwa tim KY mencatat berbagai dinamika yang muncul untuk menganalisisnya lebih dalam.

Perkembangan Terakhir Mengenai Kasus Penyiraman Air Keras

Selama proses pemantauan, KY telah mengidentifikasi beberapa peristiwa yang relevan. Pihak KY berusaha untuk memahami baik aspek tekstual maupun kontekstual dari pelanggaran yang diduga terjadi dalam persidangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan integritas sistem peradilan yang ada.

Meskipun dalam tindak lanjutnya KY memiliki tanggung jawab untuk mengawasi, mereka juga menghormati independensi hakim yang menangani kasus ini. Abhan menekankan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengganggu jalannya proses hukum yang sedang berlangsung.

Dalam konteks ini, KY diharapkan bisa memberikan saran yang konstruktif untuk memperbaiki situasi jika terbukti adanya pelanggaran. Namun, mereka belum bisa menyimpulkan atau mengeluarkan pernyataan mengenai justifikasi pelanggaran yang mungkin terjadi saat ini.

Tanggapan dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD)

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) telah memberikan perhatian khusus terhadap proses persidangan yang melibatkan empat terdakwa dalam kasus ini. Mereka berpendapat bahwa proses hukum yang tengah berlangsung menunjukkan adanya ketidakwajaran dalam sistem peradilan militer.

TAUD menggarisbawahi fakta bahwa para terdakwa masih belum dipecat dari angkatan bersenjata, padahal proses pemecatan seharusnya bisa dilakukan sebelum persidangan dimulai. Hal ini menjadi titik lemah dalam penerapan hukum yang adil dan transparan.

Dengan tidak adanya tindakan tegas seperti pemecatan, TAUD membawa anggapan bahwa terdapat upaya untuk melindungi pelaku, dan ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. Mereka meminta agar lembaga terkait melakukan tindakan yang lebih tegas terhadap pelanggaran ini.

Fakta-Fakta Mengenai Kasus Andrie Yunus

Andrie Yunus, seorang aktivis, disiram air keras oleh empat prajurit TNI pada malam 12 Maret 2026. Insiden ini terjadi setelah Andrie tampil dalam sebuah siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas remiliterisasi dan judicial review terkait Undang-Undang TNI.

Keempat prajurit yang terlibat dalam tindakan ini saat ini sedang diadili di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, dengan Dakwaan yang serius dan merugikan. Mereka adalah Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka.

Dalam dakwaan, Oditur menyebutkan bahwa tindakan penyiraman air keras tersebut dipicu oleh dendam yang dimiliki para terdakwa terhadap Andrie. Mereka merasa bahwa Andrie telah melakukan interupsi yang merugikan dalam agenda rapat di DPR dan merendahkan institusi TNI.

Tags: AndriedalamDugaanEtikKasusolehPelanggaranSidangYunus
Previous Post

Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak oleh Dinas P3APMP2KB Medan

Next Post

Resep Roti Praktis Tanpa Ulen dan Tanpa Telur Cocok untuk Pemula

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan
Kabar Kuliner

DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan

by Andrew SH
October 6, 2026
Korupsi Pengelolaan Limbah Kesehatan di Pemkot Bengkulu Terkait Suap
Kabar Kuliner

Pejabat Negara Baru Dilantik Harus Lapor LHKPN Dalam Waktu 2 Bulan

by Andrew SH
October 5, 2026
Sistem di TNI Harus Berdasarkan Prestasi dan Bukan Hanya Senioritas
Kabar Kuliner

Sistem di TNI Harus Berdasarkan Prestasi dan Bukan Hanya Senioritas

by Andrew SH
October 5, 2026
Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya
Kabar Kuliner

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Sangat Berbahaya

by Andrew SH
October 4, 2026
Cukup Sekali Pindah Partai, Saya Tetap di Gerindra
Kabar Kuliner

Cukup Sekali Pindah Partai, Saya Tetap di Gerindra

by Andrew SH
October 4, 2026
Next Post
Resep Roti Praktis Tanpa Ulen dan Tanpa Telur Cocok untuk Pemula

Resep Roti Praktis Tanpa Ulen dan Tanpa Telur Cocok untuk Pemula

Recommended

Resep Kopi Susu Creamy dengan 3 Bahan Mudah dan Takaran Sendok di Rumah

Resep Kopi Susu Creamy dengan 3 Bahan Mudah dan Takaran Sendok di Rumah

September 29, 2026
Pelantikan Pimpinan Baru BGN Akan Dilaksanakan Pekan Depan

Pelantikan Pimpinan Baru BGN Akan Dilaksanakan Pekan Depan

June 5, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

Bau Gas Tercium Sebelum Ledakan Ruko di Pakuwon City
Tempat Makan

Bau Gas Tercium Sebelum Ledakan Ruko di Pakuwon City

October 6, 2026
Pilihan Taco di Jakarta dari GrabFood Ini Panduan Berdasarkan Area
Berita UMKM

Pilihan Taco di Jakarta dari GrabFood Ini Panduan Berdasarkan Area

October 6, 2026
DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan
Kabar Kuliner

DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan

October 6, 2026
Resep Cabai Goreng Tepung Kerenyahan Gurih dan Pedas yang Menggoda selera
Resep

Resep Cabai Goreng Tepung Kerenyahan Gurih dan Pedas yang Menggoda selera

October 6, 2026
Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga dari Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg
Sehat

Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga dari Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg

October 6, 2026
Rapat Baleg Dipimpin Dasco, RUU Ketenagakerjaan Disahkan Besok
Tempat Makan

Rapat Baleg Dipimpin Dasco, RUU Ketenagakerjaan Disahkan Besok

October 5, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anak Ayam Camilan Cara Daging dalam dan dari dengan Diduga Empuk Goreng Gurih Hingga Jakarta Kasus Kebakaran Keluarga KPK Lembut Lezat Makan Membuat Mudah Nasi oleh Pedas Polisi Prabowo Praktis Rasa Rekomendasi Renyah Resep Rumah Tahu Tanpa Telur Tempat Tersangka Tidak untuk Warga yang

Recent News

Bau Gas Tercium Sebelum Ledakan Ruko di Pakuwon City

Bau Gas Tercium Sebelum Ledakan Ruko di Pakuwon City

October 6, 2026
Pilihan Taco di Jakarta dari GrabFood Ini Panduan Berdasarkan Area

Pilihan Taco di Jakarta dari GrabFood Ini Panduan Berdasarkan Area

October 6, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In