Thursday, May 14, 2026
  • Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Bentogroup.co.id
Advertisement
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan
No Result
View All Result
Bentogroup.co.id
No Result
View All Result
Home Sehat

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan Terkait Penanggulangan Wabah ke Mahkamah Konstitusi

Andrew SH by Andrew SH
May 14, 2026
in Sehat
410 12
0
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan Terkait Penanggulangan Wabah ke Mahkamah Konstitusi
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pensiunan jenderal Polri yang juga pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen, Dharma Pongrekun, kini mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Kesehatan. Uji materi ini terkait dengan penanggulangan wabah dan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Mahkamah Konstitusi.

Pada Rabu, 13 Mei, Dharma resmi mengajukan permohonan tersebut, dengan harapan agar beberapa pasal dalam UU Kesehatan dapat dievaluasi. Ia percaya bahwa beberapa ketentuan dalam undang-undang tersebut berpotensi merugikan hak konstitusional warga negara, terutama dalam hal penetapan KLB serta ancaman pidana yang bisa diterapkan kepada masyarakat.

You might also like

Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember Bermain Game dan Merokok saat Rapat

Gubernur Kalteng Agustiar Respon Aspirasi Mahasiswa dan Pekerja

Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar Diusut Bareskrim

Dalam konteks ini, pengacara Dharma, Ishemat Soeria Alam, menjelaskan bahwa permohonan uji materi merupakan langkah yang perlu diambil untuk menjaga agar hak-hak warga negara terlindungi. Pasal-pasal yang dianggap bermasalah akan diuji untuk menilai kepatuhannya terhadap konstitusi.

Menjaga Hak Konstitusional dalam UU Kesehatan

Dharma Pongrekun mengajukan gugatan terhadap lima pasal dalam UU Kesehatan, yang dinilai memiliki potensi multitafsir. Ia mencermati ketentuan yang memberi wewenang besar kepada pemerintah, terutama Menteri Kesehatan dalam menetapkan status KLB berdasarkan kriteria yang dianggap tidak jelas.

Masyarakat perlu menyadari bahwa beberapa ketentuan tersebut dapat menjadi alat untuk membatasi hak individu. Misalnya, kewajiban untuk mematuhi seluruh langkah penanggulangan wabah yang tidak melindungi hak-hak dasar individu bisa menimbulkan masalah serius.

Pasal 353 ayat (2) huruf g, Pasal 394, Pasal 400, dan Pasal 446 menjadi sorotan utama dalam permohonan ini. Pengacara Dharma menyoroti bahwa ketentuan tersebut dapat membuka celah untuk pelanggaran terhadap kepastian hukum dan hak asasi manusia.

Dampak dari Penetapan KLB

Dalam wawancaranya, Dharma berbicara tentang implikasi dari penetapan status KLB yang memungkinkan pemerintah memberlakukan berbagai pembatasan terhadap masyarakat. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa cukup dengan mendeklarasikan adanya wabah, hak-hak masyarakat dapat dibatasi secara sepihak.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mendalam terkait dengan bagaimana regulasi kesehatan dapat berfungsi dalam konteks hak asasi manusia. Apakah penjaminan kesehatan masyarakat seharusnya mengorbankan kebebasan individu dalam situasi tertentu?

Dharma juga menilai bahwa pengaturan tentang KLB memerlukan revisi agar lebih transparan dan tidak manipulatif. Pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan kewenangan oleh pemerintah dalam menangani krisis kesehatan.

Pandangan Dharma tentang Kesehatan Global dan Teknologi

Dharma menyampaikan pandangannya mengenai hubungan antara regulasi kesehatan nasional dan pembahasan amandemen Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) yang sedang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurutnya, ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menyangkut kontrol sosial dan kepentingan industri farmasi global.

Purnawirawan bintang tiga Polri ini mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap kebijakan kesehatan yang dikeluarkan. Ia percaya bahwa dengan sikap kritis, masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengambilan keputusan yang lebih adil dan berdasar pada kepentingan bersama.

Kritiknya terkait dengan penggunaan teknologi, terutama teknologi 5G, juga meningkat. Ia berargumen bahwa keberadaan menara telekomunikasi di permukiman harus dipertimbangkan dengan hati-hati, karena dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Kesimpulan dan Harapan untuk Proses Hukum

Dalam pernyataan terakhirnya, Ishemat Soeria Alam mengungkapkan harapan bahwa permohonan yang telah diajukan dapat diterima dengan baik oleh Mahkamah Konstitusi. Proses hukum ini dianggap sebagai langkah konstitusional yang penting untuk menjaga supremasi UUD 1945.

Dharma Pongrekun merasa optimis bahwa proses hukum yang dijalani saat ini akan membuahkan hasil yang positif bagi masyarakat. Dia berharap adanya kesadaran bersama untuk menjaga hak-hak fundamental sebagai warga negara di tengah tantangan regulasi yang ada.

Ke depannya, penting bagi semua pihak untuk berkomitmen menjaga keseimbangan antara kesehatan masyarakat dan penghormatan terhadap hak-hak individu. Proses yang berjalan kini menjadi sebuah refleksi penting bagi demokrasi dan keadilan sosial di Indonesia.

Tags: DharmaGugatKesehatanKonstitusiMahkamahPenanggulanganPongrekunTerkaitWabah
Previous Post

Bumbu Keripik Rendang Telur Meresap Sempurna Tanpa Rasa Berminyak

Next Post

Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

Andrew SH

Andrew SH

Related Posts

Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember Bermain Game dan Merokok saat Rapat
Sehat

Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember Bermain Game dan Merokok saat Rapat

by Andrew SH
May 14, 2026
Gubernur Kalteng Agustiar Respon Aspirasi Mahasiswa dan Pekerja
Sehat

Gubernur Kalteng Agustiar Respon Aspirasi Mahasiswa dan Pekerja

by Andrew SH
May 13, 2026
Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar Diusut Bareskrim
Sehat

Koneksi Eks Kasat Narkoba Polres Kutai dengan Bandar Diusut Bareskrim

by Andrew SH
May 13, 2026
Eks Petinggi Pertamina Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara dalam Kasus Minyak Mentah
Sehat

Eks Petinggi Pertamina Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara dalam Kasus Minyak Mentah

by Andrew SH
May 12, 2026
Pentingnya Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR
Sehat

Pentingnya Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

by Andrew SH
May 12, 2026
Next Post
Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

Recommended

Resep Mochi Ketan Kenyal yang Gampang dan Pasti Berhasil Sekali Coba

Resep Mochi Ketan Kenyal yang Gampang dan Pasti Berhasil Sekali Coba

May 11, 2026
Skema Baru Kemendikdasmen untuk Masa Depan Guru Non-ASN

Skema Baru Kemendikdasmen untuk Masa Depan Guru Non-ASN

May 6, 2026

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Don't miss it

DPRD Jember Mengakui Kesalahan Main Game dan Merokok di Rapat
Tempat Makan

Anggota DPRD Jember Minta Maaf Setelah Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

May 14, 2026
Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris
Resep

Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

May 14, 2026
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan Terkait Penanggulangan Wabah ke Mahkamah Konstitusi
Sehat

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan Terkait Penanggulangan Wabah ke Mahkamah Konstitusi

May 14, 2026
Bumbu Keripik Rendang Telur Meresap Sempurna Tanpa Rasa Berminyak
Berita UMKM

Bumbu Keripik Rendang Telur Meresap Sempurna Tanpa Rasa Berminyak

May 14, 2026
DPRD Jember Mengakui Kesalahan Main Game dan Merokok di Rapat
Kabar Kuliner

DPRD Jember Mengakui Kesalahan Main Game dan Merokok di Rapat

May 14, 2026
SPPG Tidak Memiliki Pengawas Gizi
Tempat Makan

SPPG Tidak Memiliki Pengawas Gizi

May 14, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Learn more

Categories

  • Berita UMKM
  • Kabar Kuliner
  • Resep
  • Sehat
  • Tempat Makan

Browse by Tag

agar Anggota Camilan Daging dalam dan dari Day Dekat dengan Diduga Gurih Kasus Keripik Khas Korban Kue Lembut Lezat Makan Membuat Mixer oleh Oven pada Prabowo Praktis Rekomendasi Renyah Resep Roti Rumah saat Sempurna Setelah Tahan Tahun Tanpa Telur Tempat Tewas Tidak untuk Warga yang

Recent News

DPRD Jember Mengakui Kesalahan Main Game dan Merokok di Rapat

Anggota DPRD Jember Minta Maaf Setelah Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

May 14, 2026
Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

Resep Pastel Mini Renyah Tahan Lama untuk Jualan Rumahan dengan Modal Kecil dan Laris

May 14, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In